Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LOYALIS Presiden Palestina Mahmoud Abbas mendominasi pemilu munisipal Palestina yang digelar Sabtu (25/4) waktu setempat, termasuk kemenangan penting di Kota Deir Al-Balah di Jalur Gaza.
Pejabat pemilu pada Minggu (26/4) menyebutkan, pemungutan suara ini menjadi yang pertama di Gaza sejak 2006 dan pertama di wilayah Palestina sejak perang Gaza pecah lebih dari dua tahun lalu, dipicu serangan lintas batas oleh Hamas ke Israel selatan.
Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat menyatakan keikutsertaan Deir Al-Balah dimaksudkan untuk menegaskan bahwa Gaza merupakan bagian tak terpisahkan dari negara Palestina di masa depan.
Perdana Menteri Palestina Mohammed Mustafa menyebut pemilu berlangsung dalam situasi yang sangat sensitif.
Pemilu digelar “pada momen yang sangat sensitif di tengah tantangan kompleks dan keadaan luar biasa,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa proses ini merupakan “langkah awal penting dalam proses nasional yang lebih luas untuk memperkuat kehidupan demokratis ... dan pada akhirnya mencapai persatuan tanah air.”
Di Gaza, kelompok Hamas tidak secara resmi mengajukan kandidat dan memboikot pemilu di Tepi Barat, sehingga kemenangan faksi Fatah yang berafiliasi dengan Abbas sudah diperkirakan.
Namun, sejumlah kandidat di Deir Al-Balah dinilai memiliki kedekatan dengan Hamas, sehingga hasil pemilu juga dipandang sebagai indikator dukungan terhadap kelompok tersebut.
Hasil sementara menunjukkan daftar kandidat Nahdat Deir Al-Balah yang didukung Fatah meraih enam dari 15 kursi yang diperebutkan. Sementara daftar Deir Al-Balah Brings Us Together hanya memperoleh dua kursi. Sisa kursi dibagi antara dua kelompok lokal lainnya yang tidak berafiliasi dengan faksi besar.
Di Tepi Barat, loyalis Abbas menyapu bersih pemilu, bahkan tanpa perlawanan di banyak daerah.
Juru bicara Fatah, Abdul Fattah Dawla, menyebut tingkat partisipasi pemilih relatif sebanding dengan pemilu lokal 2022 di Tepi Barat, meski berlangsung di tengah kekerasan yang masih berlanjut.
Analis politik Palestina, Reham Ouda, menilai pilihan pemilih mencerminkan harapan terhadap dukungan internasional yang lebih luas.
“Dengan memilih figur yang terkait dengan Fatah, pemilih tampaknya mencari dukungan internasional tanpa hambatan untuk tata kelola lokal serta pergeseran politik bertahap yang dapat meluas ke tingkat nasional,” ujarnya.
Meski demikian, partisipasi pemilih di Gaza tercatat rendah, hanya 23%, dibandingkan 56% di Tepi Barat, menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum Palestina Rami Al-Hamdallah.
Ia juga mengungkapkan adanya kendala logistik akibat pembatasan keamanan Israel, yang sempat menghambat masuknya kotak suara dan peralatan pemilu ke Gaza.
Sementara itu, juru bicara Hamas di Gaza, Hazem Qassem, mengecilkan arti hasil pemilu tersebut dan menyatakan tidak berdampak pada isu nasional yang lebih luas.
Pemilu ini berlangsung di tengah kondisi Gaza yang masih porak-poranda akibat konflik berkepanjangan, dengan banyak warga mengungsi dan berjuang untuk bertahan hidup meski gencatan senjata diumumkan pada Oktober lalu. (Arab News/B-3)
HAMAS mengecam protes yang terjadi di Jalur Gaza, Palestina. Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, mengatakan mereka yang berdemonstrasi mendukung penjajahan ialah pengkhianat.
GERAKAN Pembebasan Nasional Palestina (Fatah) mengatakan pihaknya sedang mengadakan diskusi dengan kelompok perlawanan Hamas di Kairo terkait pembukaan kembali perbatasan Rafah.
GERAKAN Pembebasan Nasional Palestina (Fatah) mengatakan pihaknya sedang mengadakan diskusi dengan kelompok perlawanan Hamas di Kairo terkait pembukaan kembali perbatasan Rafah.
Hamas dan Fatah adalah dua kelompok politik utama yang ada di Palestina. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu membebaskan Palestina dari penjajahan Israel.
KELOMPOK Palestina Hamas mengadakan diskusi dengan gerakan Fatah mengenai pembentukan komite untuk mengatasi kebutuhan dan masalah Jalur Gaza, Palestina, selama pertemuan di Kairo.
Dewan Perdamaian (BoP) mendesak Hamas serahkan senjata dan peta terowongan Gaza pekan ini sebagai bagian dari rencana perdamaian tahap kedua Donald Trump.
Komandan Hamas diculik di Gaza City, picu operasi pencarian. Di Tepi Barat, militer Israel tembak mati pemuda Palestina saat penggerebekan di Hebron.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved