Tokoh Penting IRGC Gugur akibat Serangan Udara AS-Israel

Ferdian Ananda Majni
07/4/2026 15:49
Tokoh Penting IRGC Gugur akibat Serangan Udara AS-Israel
KEPALA organisasi intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Majid Khademi.(Dok. WIKIMEDIA COMMONS/KHAMENEI.IR)

KEPALA organisasi intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Majid Khademi, dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Senin (6/4), menandai eskalasi terbaru dalam konflik yang terus memanas di kawasan.

Dalam pernyataan resminya, IRGC menyebut bahwa Majid Khademi, yang merupakan figur kunci dalam struktur intelijen Iran, tewas akibat serangan udara tersebut. 

Khademi diketahui baru menjabat sebagai kepala intelijen IRGC sejak 2025, menggantikan pendahulunya yang juga tewas dalam serangan Israel.

Selama kariernya, Khademi telah menghabiskan puluhan tahun di bidang intelijen dan kontra-spionase, serta dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam aparat keamanan Iran. 

Sebelum menduduki posisi puncak, ia memimpin Organisasi Perlindungan Intelijen Garda Revolusi yang berfokus pada pengawasan internal dan operasi kontra-intelijen. Dia juga pernah memegang peran penting di Kementerian Pertahanan Iran.

Organisasi intelijen IRGC sendiri merupakan salah satu institusi keamanan paling berpengaruh di Iran. Lembaga ini memiliki peran strategis dalam pengawasan domestik serta menghadapi ancaman pengaruh asing, dan kerap beroperasi secara paralel dengan kementerian intelijen sipil.

Insiden ini bukan yang pertama menargetkan pucuk pimpinan intelijen IRGC. Pada 2025, serangan Israel juga menewaskan kepala intelijen IRGC saat itu, Mohammad Kazemi, bersama dua perwira tinggi lainnya.

"Tiga jenderal intelijen yakni Mohammed Kazemi, Hassan Mohaghegh, dan Mohseb Bagheri dibunuh dan gugur sebagai martir," demikian pernyataan IRGC dikutip CNN, Selasa (7/4).

Kematian para pejabat tinggi tersebut turut diumumkan oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam wawancaranya dengan media Amerika Serikat, Fox News. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya