Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak mentah dunia kembali melonjak pada Minggu petang waktu Amerika Serikat, menyusul eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Lonjakan ini dipicu ultimatum keras Presiden AS Donald Trump yang memberikan tenggat waktu hingga Selasa bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, atau menghadapi serangan militer terhadap infrastruktur vitalnya.
Minyak mentah AS (WTI) melonjak 2,35% menjadi US$114,16 per barel pada pukul 18:08 ET. Sementara itu, harga patokan internasional, Brent, turut merangkak naik 1,72% ke level US$110,91 per barel.
Melalui unggahan di media sosial yang dipenuhi kecaman, Trump memperingatkan Iran akan "hidup di Neraka" jika tidak segera membuka jalur pelayaran tersebut. Ia secara spesifik mengancam akan membom pembangkit listrik dan jembatan di negara tersebut. Tak lama berselang, Trump kembali mengunggah pesan singkat: "Selasa, 20:00 Waktu Timur!" tanpa penjelasan lebih lanjut.
Saat ini, Iran secara efektif menutup Selat Hormuz melalui serangkaian serangan terhadap kapal-kapal tanker. Jalur laut ini merupakan urat nadi energi dunia yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar global, di mana sekitar 20% pasokan minyak dunia melintas di sana sebelum pecahnya perang.
Penutupan Selat Hormuz telah memicu gangguan pasokan minyak mentah terbesar dalam sejarah. Harga minyak mentah, bahan bakar jet, diesel, hingga bensin terus meroket sejak konflik bermula. Meski Trump sempat menyatakan dalam pidato nasional Rabu lalu bahwa perang mungkin hanya berlangsung dua hingga tiga minggu, para analis pasar kini memberikan prediksi yang lebih suram.
TD Securities memproyeksikan kerugian pasokan hampir 1 miliar barel pada akhir bulan ini, yang terdiri dari 600 juta barel minyak mentah dan sekitar 350 juta barel produk olahan.
"Dengan konflik yang kini diperkirakan akan berlangsung setidaknya hingga jauh ke bulan April, perhitungan matematis mengenai barel minyak menjadi semakin suram," tulis Ryan McKay, ahli strategi komoditas senior di TD Securities.
Kondisi semakin diperparah dengan laporan dari Kuwait Petroleum Corporation yang menyatakan fasilitas operasional mereka menderita kerusakan signifikan akibat serangan drone. Delapan anggota OPEC+ (Arab Saudi, Rusia, Irak, UEA, Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman) telah sepakat untuk meningkatkan produksi sebesar 206.000 barel per hari pada bulan Mei mendatang.
Namun, efektivitas langkah ini masih dipertanyakan. Selama Selat Hormuz tetap tertutup, pasokan tambahan tersebut sulit menjangkau pasar global. OPEC+ memperingatkan bahwa perbaikan infrastruktur energi yang rusak akibat serangan Iran "memakan biaya besar dan waktu yang lama, sehingga memengaruhi ketersediaan pasokan secara keseluruhan." (CNBC/Z-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Analisis mengungkap krisis Timur Tengah picu kerugian global US$1 triliun. Di sisi lain, perusahaan minyak raup laba besar di tengah kemiskinan dunia.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved