Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENTAGON dilaporkan tengah menyiapkan skenario operasi darat di Iran selama beberapa minggu ke depan. Ini seiring pengerahan ribuan pasukan Amerika Serikat (AS) ke kawasan Timur Tengah.
Namun langkah ini masih menunggu keputusan dari Presiden Donald Trump sebagaimana dilaporkan media pada Sabtu (28/3).
Sejumlah pejabat menyebut rencana tersebut berpotensi menandai fase baru perang yang dinilai akan jauh lebih berbahaya dibandingkan empat minggu awal konflik, menurut laporan The Washington Post.
Meski demikian, operasi darat yang dipertimbangkan disebut tidak akan berupa invasi skala penuh. Opsi yang dibahas meliputi serangan terbatas oleh pasukan Operasi Khusus dan infanteri konvensional.
Para pejabat, yang berbicara secara anonim, mengingatkan bahwa pasukan dapat menghadapi ancaman serius berupa drone dan rudal, tembakan darat, dan bahan peledak improvisasi.
Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa persiapan ini bersifat opsional bagi presiden.
"Tugas Pentagon adalah melakukan persiapan untuk memberikan Panglima Tertinggi pilihan maksimal," ujarnya dikutip Anadolu, Minggu (29/3).
"Ini tidak berarti Presiden telah membuat keputusan," tambahnya.
Diskusi internal juga mencakup kemungkinan operasi yang menargetkan Pulau Kharg serta serangan di kawasan pesisir dekat Selat Hormuz untuk mengurangi ancaman terhadap jalur pelayaran internasional.
Durasi misi yang diusulkan bervariasi. Sebagian pejabat memperkirakan operasi dapat berlangsung beberapa minggu, bukan beberapa bulan. Sementara lainnya menilai potensi keterlibatan bisa lebih lama.
Sebelumnya, Trump sempat menyatakan pihaknya tidak akan menempatkan pasukan di mana pun. Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan konflik ini tidak akan menjadi konflik yang berkepanjangan dan dapat mencapai tujuan tanpa pengerahan pasukan darat.
Di tengah wacana tersebut, data menunjukkan sedikitnya 13 tentara AS telah tewas dan lebih dari 300 lain terluka sejak konflik dimulai pada akhir Februari.
Opini publik di dalam negeri juga terbelah. Hasil jajak pendapat menunjukkan 62% responden menolak pengerahan pasukan darat ke Iran. Hanya 12% yang mendukung langkah tersebut.
Analis militer Michael Eisenstadt memperingatkan tingginya risiko di lapangan.
"Saya tidak ingin berada di tempat kecil itu dengan kemampuan Iran untuk menghujani drone," ujarnya.
"Kelincahan adalah bagian dari perlindungan pasukan Anda," ucapnya yang menekankan pentingnya mobilitas pasukan.
Ketegangan kawasan terus meningkat sejak operasi militer gabungan AS dan Israel dimulai pada 28 Februari. Hingga kini, lebih dari 1.300 orang dilaporkan tewas, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke berbagai target, termasuk Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.
Serangan tersebut menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap pasar global dan jalur penerbangan internasional. (I-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
IMO melaporkan 29 serangan kapal sipil di Teluk Persia. Sebanyak 20.000 pelaut terjebak di tengah ketegangan Iran, AS, dan Israel.
Harga Bitcoin (BTC) menguat ke US$79.500 didorong arus masuk ETF US$250 juta. Simak analisis Indodax terkait dampak ketegangan AS-Iran terhadap kripto.
Nilai tukar rupiah berada di level 17.280 per dolar AS pada Jumat (24/4). Simak analisis dampak ketegangan AS-Iran dan data PMI AS terhadap rupiah.
Presiden AS Donald Trump menegaskan ambisinya untuk mencapai kesepakatan abadi dengan Iran guna memastikan Teheran tidak pernah memiliki senjata nuklir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved