Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang kini memasuki minggu keempat, peran Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) kembali menjadi sorotan tajam. Konflik yang dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran bulan lalu kini mengungkap dinamika diplomatik di balik layar yang melibatkan lobi tingkat tinggi.
Dalam laporan terbaru New York Times, MBS dikabarkan mendesak Presiden AS Donald Trump untuk melanjutkan operasi militer terhadap Iran. Pemimpin Saudi tersebut menyebut situasi saat ini sebagai kesempatan bersejarah untuk membentuk kembali tatanan geopolitik di Timur Tengah.
Mengutip sumber yang mengetahui diskusi tersebut, MBS menyampaikan kepada Washington bahwa AS harus terus bergerak menuju pembubaran pemerintahan garis keras Iran. Ia berargumen bahwa Iran merupakan ancaman eksistensial jangka panjang bagi negara-negara Teluk dan hanya perubahan kepemimpinan di Teheran yang dapat menghilangkan risiko tersebut secara permanen.
Tak hanya mendesak penargetan infrastruktur energi Iran, laporan tersebut bahkan menyebutkan bahwa dalam beberapa diskusi, pihak Saudi mengemukakan gagasan tentang pengerahan pasukan darat untuk memastikan stabilitas transisi di kawasan.
Meskipun pihak Kerajaan Arab Saudi secara resmi membantah klaim tekanan pribadi tersebut, Presiden Donald Trump justru memberikan pernyataan yang memperkuat indikasi kemitraan militer mereka. Saat ditanya mengenai laporan NYT pada Selasa (24/3/2026), Trump memuji MBS sebagai sekutu setia.
"Dia seorang pejuang. Ngomong-ngomong, dia berjuang bersama kita. Arab Saudi sangat baik," tegas Trump di hadapan media.
Keterlibatan Saudi dalam eskalasi ini sebenarnya terendus sejak awal. Washington Post melaporkan bahwa keputusan Trump untuk menyerang Iran pada akhir Februari lalu diambil setelah lobi intensif selama berminggu-minggu oleh Israel dan Arab Saudi.
Di sisi lain, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga melakukan pembicaraan dengan MBS. Starmer menegaskan dukungan Inggris terhadap Arab Saudi dan menginformasikan pengerahan tambahan peralatan militer pertahanan Inggris ke kawasan tersebut.
"Serangan Iran yang terus berlanjut, termasuk terhadap infrastruktur nasional yang penting, sangat mengerikan," ujar juru bicara Downing Street merujuk pada pernyataan Starmer.
Konflik yang berlangsung selama empat minggu ini bermula dari serangan militer yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada 28 Februari 2026. Sejak saat itu, Iran membalas dengan menargetkan aset-aset AS dan Israel di negara-negara Teluk, yang berdampak langsung pada gangguan jalur perdagangan di Selat Hormuz.
Stabilitas regional merupakan pilar utama bagi agenda Visi 2030 milik MBS yang ingin menjadikan Saudi sebagai pusat investasi global. Namun, trauma serangan drone Iran ke fasilitas Aramco pada 2019 yang memangkas produksi 5,7 juta barel per hari tampaknya memicu pergeseran paradigma di Riyadh. Para pejabat regional memperingatkan bahwa kepercayaan antara blok Teluk dan Iran kini telah hancur total.
Persaingan panjang antara Arab Saudi yang mewakili mayoritas Suni dan Iran sebagai kekuatan Syiah kini memasuki babak paling berbahaya. Analis menilai, terlepas dari bagaimana konflik ini berakhir, luka diplomatik yang terjadi akan menimbulkan ketidakstabilan jangka panjang bagi pasar energi internasional dan ekonomi global. (Mint/I-2)
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
IMO melaporkan 29 serangan kapal sipil di Teluk Persia. Sebanyak 20.000 pelaut terjebak di tengah ketegangan Iran, AS, dan Israel.
Harga Bitcoin (BTC) menguat ke US$79.500 didorong arus masuk ETF US$250 juta. Simak analisis Indodax terkait dampak ketegangan AS-Iran terhadap kripto.
Nilai tukar rupiah berada di level 17.280 per dolar AS pada Jumat (24/4). Simak analisis dampak ketegangan AS-Iran dan data PMI AS terhadap rupiah.
Presiden AS Donald Trump menegaskan ambisinya untuk mencapai kesepakatan abadi dengan Iran guna memastikan Teheran tidak pernah memiliki senjata nuklir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved