Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN dan Amerika Serikat sepakat melanjutkan negosiasi mengenai program nuklir Iran yang dijadwalkan digelar di Muscat, Oman, pada Jumat (6/2). Pertemuan ini menandai babak baru dialog diplomatik antara kedua negara yang telah lama berseteru soal isu nuklir dan keamanan regional.
Utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, akan memimpin delegasi Washington. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi memimpin tim dari Teheran. Menurut laporan, Araghchi telah tiba di Muscat pada Kamis (5/2) malam menjelang pembicaraan penting tersebut.
Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan tanggung jawab setiap pihak untuk memanfaatkan jalur diplomasi sebagai sarana menjaga perdamaian.
"(Kami punya) tanggung jawab untuk tidak melewatkan kesempatan apa pun untuk menggunakan diplomasi guna menjaga perdamaian," demikian pernyataan resmi kementerian.
Iran juga mengharapkan agar AS berpartisipasi dalam diskusi dengan penuh tanggung jawab, nyata, dan serius.
Menurut laporan New York Times yang mengutip pejabat Iran yang tidak mau disebutkan namanya, kedua pihak sepakat bahwa pembicaraan akan mengecualikan aktor regional dengan fokus utama pada isu nuklir. Pertemuan ini juga diperkirakan akan membahas isu rudal dan kelompok milisi dengan tujuan menghasilkan kerangka kerja menuju kesepakatan.
Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance menyampaikan bahwa Presiden Donald Trump akan tetap mempertimbangkan semua pilihan strategis dalam menghadapi ketegangan ini.
"Dia akan berbicara dengan semua orang. Dia akan mencoba mencapai apa yang bisa dia capai melalui cara nonmiliter. Jika dia merasa militer satu-satunya pilihan, pada akhirnya dia akan memilih itu," ujar Vance.
Pertemuan diplomatik antara Washington dan Teheran berlangsung kurang dari sebulan setelah puncak gelombang protes nasional di Iran dan ketika ketegangan kawasan terus meningkat.
Trump sebelumnya berulang kali menegaskan ancaman akan menggunakan kekuatan militer terhadap Iran jika Tehran dianggap terus membahayakan warga Israel dan stabilitas regional.
Trump pernah mengatakan bahwa AS memiliki armada besar yang menuju ke sana, merujuk pada pengerahan kekuatan militer di perairan Teluk untuk memberi tekanan tambahan.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi kompleksitas situasi di wilayah yang kini menjadi fokus pembicaraan diplomatik di Oman. (I-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
IMO melaporkan 29 serangan kapal sipil di Teluk Persia. Sebanyak 20.000 pelaut terjebak di tengah ketegangan Iran, AS, dan Israel.
Harga Bitcoin (BTC) menguat ke US$79.500 didorong arus masuk ETF US$250 juta. Simak analisis Indodax terkait dampak ketegangan AS-Iran terhadap kripto.
Nilai tukar rupiah berada di level 17.280 per dolar AS pada Jumat (24/4). Simak analisis dampak ketegangan AS-Iran dan data PMI AS terhadap rupiah.
Presiden AS Donald Trump menegaskan ambisinya untuk mencapai kesepakatan abadi dengan Iran guna memastikan Teheran tidak pernah memiliki senjata nuklir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved