Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan sinyal terkuat mengenai kemungkinan intervensi militer terhadap Teheran. Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump mendesak warga Iran untuk terus melanjutkan aksi protes guna mengambil alih institusi pemerintah.
"Patriot Iran, teruslah memprotes – ambil alih institusi kalian!!! ... bantuan sedang dalam perjalanan," tulis Trump pada Selasa waktu setempat. Pernyataan ini muncul hanya sehari setelah Gedung Putih mengonfirmasi bahwa serangan udara masuk dalam daftar opsi yang sedang dipertimbangkan.
Langkah keras Trump ini menandakan penolakan terhadap tawaran Iran untuk membuka kembali pembicaraan program nuklirnya. Keputusan ini diambil di tengah laporan kredibel yang menyebutkan bahwa jumlah korban tewas dalam unjuk rasa telah mencapai 2.000 jiwa, jauh melampaui angka 600 jiwa yang diakui secara resmi oleh pemerintah Iran.
Trump juga menegaskan telah membatalkan seluruh pertemuan dengan pejabat Iran hingga "pembunuhan tanpa akal" terhadap demonstran dihentikan. Ia memperingatkan para pelaku kekerasan bahwa mereka akan "membayar harga yang mahal" dan meminta demonstran mencatat nama-nama aparat yang melakukan penyiksaan.
Selain opsi militer, Trump mengumumkan langkah ekonomi radikal dengan memberlakukan tarif 25% bagi negara mana pun yang masih berdagang dengan Iran. Kebijakan ini dinyatakan berlaku segera dan menyasar mitra dagang utama Iran seperti Tiongkok, Irak, Uni Emirat Arab, dan Turki.
"Berlaku segera, negara mana pun yang berbisnis dengan Republik Islam Iran akan membayar Tarif sebesar 25% atas seluruh bisnis yang dilakukan dengan Amerika Serikat," tegas Trump.
Menanggapi hal ini, juru bicara Kedutaan Besar Tiongkok di Washington, Liu Pengyu, menyatakan Beijing akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan mereka. Sementara itu, Rusia menuding pihak asing mencoba mendestabilisasi negara Iran.
Di Eropa, Inggris melalui Menteri Luar Negeri Yvette Cooper telah menjatuhkan sanksi sektoral yang mencakup bidang keuangan, energi, dan perangkat lunak. Cooper mengutuk "pembunuhan mengerikan dan brutal" terhadap pengunjuk rasa damai dan membantah narasi Iran bahwa kekacauan tersebut adalah hasil campur tangan asing.
Senator AS Lindsey Graham, sekutu dekat Trump, memberikan gambaran mengenai bentuk bantuan yang dijanjikan. "Tidak ada pasukan di darat, tetapi melepaskan 'neraka suci, pada rezim yang telah mengangkangi setiap garis merah. Gelombang besar serangan militer, siber, dan psikologis adalah inti dari bantuan yang sedang dalam perjalanan," ujarnya.
Tim keamanan nasional AS dijadwalkan bertemu di Gedung Putih untuk merinci opsi lebih lanjut, termasuk kemungkinan serangan rudal jelajah ke markas besar polisi Iran atau pembunuhan tertarget. Hingga saat ini, rezim Teheran tetap bersikeras bahwa protes tersebut telah dibajak oleh kelompok teroris asing. (The Guardian/Z-2)
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved