Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) mengajukan paket jaminan keamanan jangka panjang untuk Ukraina yang disebut sebagai pendekatan gaya NATO. Namun, sejumlah analis keamanan nasional mengatakan kepada New York Post bahwa tawaran tersebut jauh dari komitmen pertahanan kolektif seperti Pasal 5 NATO.
Dalam rancangan itu, serangan Rusia yang signifikan, disengaja, dan berkelanjutan terhadap wilayah Ukraina akan dianggap sebagai serangan yang mengancam perdamaian dan keamanan komunitas transatlantik. Meski demikian, proposal tersebut tidak mengharuskan AS merespons secara militer.
Berbeda dengan Pasal 5 yang mewajibkan negara anggota membantu sekutu yang diserang, jaminan baru ini hanya menyatakan bahwa presiden AS akan menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memulihkan keamanan setelah berkonsultasi dengan Kyiv, NATO, dan sekutu Eropa. Respons tersebut bisa berupa bantuan militer, intelijen, tekanan ekonomi, atau bahkan tanpa tindakan apa pun.
Para analis menyebut kelemahan inilah yang membuat jaminan tersebut kehilangan kekuatan. Rencana ini lebih menggambarkan bahwa AS akan mempertimbangkan intervensi, bukan memberikan komitmen pasti jika Rusia kembali melakukan agresi.
Kepala program di Institute for the Study of War, George Barros, membandingkan proposal itu dengan Memorandum Budapest 1994.
"Jaminan keamanan apa pun yang tidak mewajibkan respons militer terhadap Ukraina kemungkinan besar akan gagal," ujarnya. Ia menegaskan bahwa kesepakatan sebelumnya dilanggar Rusia dan respons AS saat itu sangat terbatas.
Direktur Program Rusia di Foundation for Defending Democracy, John Hardie, menambahkan bahwa para presiden AS dari dua partai telah konsisten menolak berperang langsung dengan Rusia terkait Ukraina.
Dia menyatakan bahwa berdasarkan proposal ini, Kyiv hanya dapat mengharapkan sanksi baru serta suplai senjata dan intelijen. Hardie menekankan pentingnya Ukraina membangun militer kuat pascaperang dan perlunya investasi sekutu agar negara itu menjadi landak baja.
Usulan jaminan tersebut bertepatan dengan pembahasan rencana damai yang memuat larangan menempatkan pasukan NATO di Ukraina.
"Salah satu hal yang membedakannya dengan NATO adalah bahwa rencana tersebut menyatakan bahwa Ukraina tidak boleh menampung pasukan NATO asing," kata Barros menyoroti kejanggalan tersebut.
Jaminan keamanan ini menjadi salah satu insentif dalam rencana perdamaian 28 poin yang disusun oleh Utusan Khusus Presiden Steve Witkoff setelah berkonsultasi dengan pejabat Ukraina dan Rusia.
Dalam proposal itu, Ukraina diminta menyerahkan seluruh wilayah Donbas, berjanji tidak akan bergabung dengan NATO, memangkas kekuatan militernya dari 2,1 juta menjadi 600.000 personel, dan memberikan amnesti penuh bagi pihak-pihak yang terlibat selama masa perang.
Para pejabat AS menganggap rancangan tersebut memberikan terlalu banyak konsesi kepada Rusia. Mereka juga mempertanyakan laporan bahwa Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Rustem Umerov, memberikan umpan balik positif atas rencana tersebut. Seorang pejabat bahkan menyebut Umerov telah menyetujui sebagian besar rencana ini.
Umerov membantah klaim itu. Presiden Volodymyr Zelensky belum memberikan penolakan langsung.
Dalam pidato terbarunya, Zelensky mengisyaratkan dilema yang dihadapi Ukraina, menyatakan negara itu kini mungkin menghadapi pilihan yang sangat sulit, antara kehilangan martabatnya atau risiko kehilangan mitra kunci.
Seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa hambatan utama dalam negosiasi adalah penolakan Rusia untuk meninggalkan ambisinya menguasai seluruh Ukraina.
"Maksud saya, lihat, semua orang tahu Vladimir Putin ingin menguasai seluruh negeri," ujarnya.
"Itulah tujuannya yang telah lama ia perjuangkan," pungkasnya. (I-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Raja Charles III sampaikan pidato krusial di depan Kongres AS. Tekankan pentingnya aliansi NATO, krisis iklim, hingga dukungan untuk Ukraina di tengah tensi politik.
Kim Jong Un memuji aksi bunuh diri tentara Korea Utara di medan perang Rusia-Ukraina demi hindari penangkapan. Simak detail kerja sama militer Pyongyang-Moskow.
Ukraina memperingati 40 tahun bencana Chernobyl di tengah konflik dengan Rusia. Risiko nuklir kembali jadi sorotan global.
Berdasarkan informasi yang diterima dari BNN mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait penggunaan narkotika oleh WNA di sebuah penginapan, Tim Patroli Kantor Imigrasi Ngurah Rai
Seorang pria bersenjata melakukan penembakan brutal di Distrik Holosiivskyi, Kyiv. Enam orang tewas dan belasan lainnya luka-luka dalam insiden langka ini.
IRGC hantam gudang sistem anti-drone Ukraina di Dubai. 21 personel Ukraina dikhawatirkan tewas dalam operasi yang menyasar aset militer pendukung AS di wilayah UEA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved