Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI penembakan brutal yang dilakukan oleh seorang pria bersenjata mengguncang Distrik Holosiivskyi, Kyiv selatan, pada Sabtu waktu setempat. Insiden berdarah ini menyebabkan sedikitnya enam orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka.
Menteri Dalam Negeri Ukraina, Ihor Klymenko, mengungkapkan pelaku yang merupakan warga lokal tersebut melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah pejalan kaki di jalanan sebelum akhirnya melarikan diri ke sebuah supermarket terdekat dan menyandera sejumlah orang di sana.
Pelaku dilaporkan sempat membakar apartemen pribadinya sebelum memulai aksi penembakan. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, merinci empat orang tewas di tempat saat berada di jalanan, sementara seorang wanita berusia sekitar 30 tahun mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit. Satu korban tewas lainnya adalah sandera yang dibunuh pelaku di dalam supermarket.
Selama drama penyanderaan, tim negosiator kepolisian sempat berkomunikasi dengan pelaku selama kurang lebih 40 menit. Namun, Ihor Klymenko menyebut tindakan pria tersebut sangat kacau dan tidak dapat diprediksi.
"Kami mencoba membujuknya, menyadari ada orang yang terluka di sana. Kami menawarkan untuk membawakan tourniquet guna menghentikan pendarahan dan sebagainya. Namun, dia tidak merespons, sehingga perintah diberikan untuk melumpuhkannya, terutama setelah dia membunuh salah satu sandera," jelas Klymenko.
Setelah baku tembak yang menewaskan pelaku, polisi berhasil membebaskan empat sandera lainnya yang masih terjebak di dalam supermarket.
Jaksa Agung Ukraina, Ruslan Kravchenko, mengidentifikasi pelaku sebagai pria berusia 58 tahun yang berasal dari Moskow, Rusia. Pelaku diketahui menggunakan senjata otomatis yang terdaftar secara resmi untuk melancarkan aksinya.
Presiden Zelensky menambahkan bahwa pria tersebut sudah "cukup lama" tinggal di wilayah Donetsk, Ukraina Timur, wilayah yang sebagian besar diduduki Rusia dan telah menjadi pusat konflik separatis jauh sebelum invasi skala penuh dimulai.
Hingga saat ini, motif di balik aksi brutal tersebut masih belum jelas. Pihak berwenang kini tengah menyelidiki keadaan di balik penerbitan izin senjata pelaku serta rincian peristiwa penembakan tersebut.
Meski kota Kyiv sering menjadi sasaran serangan udara selama perang yang sedang berlangsung dengan Rusia, insiden penembakan massal seperti ini tergolong sangat langka terjadi di ibu kota Ukraina tersebut. Sebanyak 14 orang dilaporkan terluka dalam kejadian ini, termasuk seorang anak laki-laki berusia 12 tahun. (BBC/Z-2)
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Ukraina memperingati 40 tahun bencana Chernobyl di tengah konflik dengan Rusia. Risiko nuklir kembali jadi sorotan global.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan risiko besar jika bantuan senjata dan atensi diplomatik AS beralih sepenuhnya ke konflik Iran.
Militer Ukraina sebut kerugian personel Rusia capai 1,29 juta jiwa per Maret 2026. Analis independen CSIS perkirakan rasio korban Rusia banding Ukraina capai 2,5 banding 1.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kunjungi Arab Saudi. Tawarkan keahlian drone untuk amankan jalur minyak Teluk demi bantuan senjata lawan Rusia.
Israel menerima dua jenazah sandera dari Gaza melalui Palang Merah. Pemerintah menegaskan penyeberangan Rafah akan tetap ditutup sampai seluruh sandera dikembalikan.
Di antara poin potensial yang diperdebatkan dalam gencatan senjata di Gaza adalah penolakan Hamas untuk melucuti senjata dan kegagalan Israel menarik diri dari daerah kantong tersebut.
Tentara Israel mulai menarik pasukannya secara bertahap dari Jalur Gaza pada Jumat, dan proses ini ditargetkan selesai dalam 24 jam sesuai rencana Presiden AS Donald Trump.
Pemerintah Israel menyatakan telah mengesahkan perjanjian penghentian perang dan pertukaran tahanan dengan kelompok-kelompok Palestina.
Keputusan itu diambil meski ada penolakan luas dari publik dan kekhawatiran langkan tersebut akan membahayakan para sandera.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved