Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Ukraina, Volodymyr Zelensky, tiba di Arab Saudi pada Kamis waktu setempat untuk melakoni serangkaian pertemuan strategis. Kunjungan ini membawa misi khusus: menawarkan keahlian teknologi drone Ukraina guna memperkuat keamanan di kawasan Teluk, sekaligus mengamankan bantuan pertahanan bagi negaranya.
Dalam pesan di media sosial, Zelensky menekankan pentingnya kolaborasi keamanan ini. "Pertemuan penting telah dijadwalkan. Kami menghargai dukungan dari mereka yang siap bekerja sama dengan kami untuk memastikan keamanan, dan kami juga mendukung mereka," tulisnya.
Zelensky memaparkan bahwa pengalaman tempur Ukraina dalam mengintegrasikan drone dengan sistem radar dan pertahanan udara dapat menjadi solusi bagi keamanan global, khususnya di Timur Tengah. Menurutnya, stabilitas kawasan Teluk berdampak langsung pada biaya hidup di Eropa.
"Ini penting karena keamanan energi, dan biaya hidup, khususnya di Eropa, bergantung pada minyak, gas, dan sumber daya mereka lainnya, serta pasar global yang stabil," ujar Zelensky dalam pesan video kepada Joint Expeditionary Force di Helsinki.
Ia menegaskan Ukraina tidak hanya menawarkan perangkat, tetapi juga pengalaman lapangan yang nyata. "Kuncinya bukan hanya memproduksi senjata baru, terutama drone, bukan hanya teknologi, tetapi juga pengalaman nyata dalam menggunakannya, dan mengintegrasikannya dengan radar, penerbangan, dan sistem pertahanan udara lainnya. Kami memiliki pengalaman ini," tegasnya.
Sebagai imbalan atas transfer teknologi ini, Zelensky berharap negara-negara Timur Tengah dapat membantu memperkuat pertahanan Ukraina dari invasi Rusia, khususnya dalam penyediaan rudal pertahanan udara.
"Kami ingin negara-negara Timur Tengah juga memberi kami kesempatan untuk memperkuat diri. Mereka memiliki rudal pertahanan udara tertentu yang tidak kami miliki dalam jumlah cukup. Itulah yang ingin kami sepakati," ungkap Zelensky dalam wawancaranya dengan surat kabar Prancis, Le Monde.
Sejumlah perusahaan drone Ukraina, seperti Kvertus dan TAF Industries, mengaku telah didekati oleh Arab Saudi, Kuwait, Qatar, dan UEA. Namun, mereka masih menunggu lampu hijau dari pemerintah Kyiv karena menyangkut koordinasi politik dan keamanan nasional.
Kunjungan ini menjadi semakin krusial di tengah laporan Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mengalihkan bantuan senjata yang sedianya untuk Ukraina ke wilayah Teluk akibat konflik dengan Iran.
Menanggapi laporan The Washington Post terkait potensi pengalihan amunisi kritis tersebut, Presiden Donald Trump tidak menampiknya. "Kami melakukan itu sepanjang waktu. Kadang-kadang kami mengambil dari satu pihak, dan kami menggunakannya untuk pihak lain," ujar Trump pada Kamis. (BBC/Z-2)
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
Pemerintah Rusia melaporkan dua warganya tewas dan satu luka-luka akibat serahan udara yang diduga dilakukan Ukraina di wilayah Belgorod
Pangkalan udara Saky memainkan peran penting dalam operasi militer Rusia di Laut Hitam, dan kerusakan akibat serangan Ukraina dianggap signifikan.
SEJUMLAH pangkalan udara militer di Rusia dilaporkan menjadi target serangan pesawat nirawak dalam operasi skala besar yang dilakukan Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved