Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan keberhasilan operasi militer yang menghancurkan sebuah gudang penyimpanan sistem anti-drone milik Ukraina di Dubai, Emirat Arab, Sabtu (28/3). Operasi hibrida yang melibatkan Angkatan Dirgantara dan Angkatan Laut IRGC ini dilaporkan memicu kekhawatiran atas tewasnya 21 personel asal Ukraina yang berada di lokasi tersebut.
Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbia Iran menyatakan serangan ini dilakukan bersamaan dengan penargetan markas komandan dan tentara Amerika Serikat di Dubai. Gudang tersebut diyakini menyimpan sistem pertahanan udara canggih kiriman Kyiv yang ditujukan untuk memperkuat militer AS dan pertahanan udara Emirat Arab.
"Operasi ini berhasil menghancurkan infrastruktur sistem anti-drone terkait Ukraina. Kami mencatat ada 21 warga Ukraina di lokasi itu, dan hingga kini belum ada informasi mengenai nasib mereka; kemungkinan besar mereka tewas," ujar juru bicara tersebut.
Sementara itu, pemerintah Ukraina menampik klaim Iran tersebut, dengan menyebut Teheran telah berbohong soal serangan ke sistem antidrone ukraina di Emirat Arab. "Kami secara resmi membantah informasi tersebut," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri, Georgiy Tykhy.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, tengah melakukan kunjungan diplomatik ke negara-negara Teluk untuk menawarkan keahlian militer negaranya dalam menjatuhkan rudal dan drone. Zelensky sebelumnya mengonfirmasi melalui Telegram bahwa sejumlah pasukan Ukraina memang telah ditempatkan di Emirat Arab untuk membantu memodernisasi perlindungan infrastruktur kritis di sana.
"Sudah ada pemahaman jelas tentang bagaimana memperkuat sistem perlindungan langit dan infrastruktur kritis di Emirat dengan mengintegrasikan pengalaman Ukraina," tulis Zelensky tak lama sebelum serangan dilaporkan terjadi.
Selain Emirat Arab, Zelensky juga baru saja menandatangani perjanjian pertahanan besar dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, pada Jumat (27/3) untuk memperkuat pertahanan udara Riyadh di tengah perang AS-Israel melawan Iran yang telah memasuki bulan kedua. (Tasnim/Kyiv Independent/CNA/B-3)
IRGC bongkar sel tentara bayaran di Azerbaijan Timur, Kerman, & Mazandaran. Ratusan orang ditangkap atas tuduhan spionase dan rencana sabotase ekonomi di Iran
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) resmi memblokade Selat Hormuz. Iran menuding AS melanggar kesepakatan gencatan senjata terkait blokade laut.
Garda Revolusi Iran (IRGC) peringatkan AS bahwa Selat Hormuz kini menjadi "zona bahaya mematikan" bagi kapal militer asing.
IRGC klaim usir dua kapal perusak AS di Selat Hormuz melalui video peringatan, sekaligus membantah pernyataan yang menyebut operasi pembersihan ranjau tetap berjalan sukses.
Militer AS resmi blokade Selat Hormuz dan pelabuhan Iran mulai 13 April 2026. Donald Trump beri peringatan keras, Iran tegaskan tidak akan tunduk.
IRGC tegaskan Iran tak luncurkan rudal selama gencatan senjata dengan AS. Di tengah negosiasi di Islamabad, Israel justru gempur wilayah Libanon selatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved