Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA hari setelah debat panas dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melunak. Zelensky menyesalkan kejadian tersebut dan menegaskan Ukraina siap untuk kesepakatan damai.
Zelensky menyatakan ingin memperbaiki keadaan dengan Trump dan bekerja sama demi mengamankan perdamaian di Ukraina. "Pertemuan kami di Washington, di Gedung Putih pada hari Jumat, tidak berjalan seperti yang diharapkan. Sangat disesalkan bahwa hal itu terjadi seperti ini," kata Zelensky melalui X.
"Sudah waktunya untuk memperbaiki keadaan. Kami ingin kerja sama dan komunikasi di masa mendatang bersifat konstruktif," imbuhnya.
Zelensky menegaskan kembali komitmen Ukraina untuk perdamaian. Ukraina siap untuk datang ke meja perundingan sesegera mungkin.
"Tidak seorang pun menginginkan perdamaian lebih dari Ukraina. Tim saya dan saya siap bekerja di bawah kepemimpinan kuat Presiden Trump untuk mendapatkan perdamaian yang abadi," ucap Zelensky.
Dia menyatakan Ukraina siap bekerja cepat untuk mengakhiri perang. Usulannya, tahap pertama bisa berupa pembebasan tahanan dan gencatan senjata di udara berupa pelarangan rudal, pesawat nirawak jarak jauh, bom pada energi, dan infrastruktur sipil lain disusul gencatan senjata di laut.
"Kemudian kami ingin bergerak sangat cepat melalui semua tahap berikutnya dan bekerja dengan AS untuk menyetujui kesepakatan akhir yang kuat," kata Zelensky.
"Mengenai perjanjian tentang mineral dan keamanan, Ukraina siap untuk menandatanganinya kapan saja dan dalam format apa pun yang sesuai," tambahnya.
Buntut debat panas di Ruang Oval, Trump menghentikan bantuan militer AS ke Ukraina. Trump pun sudah menerima surat dari Zelensky.
Hal itu disampaikan Trump saat berpidato di hadapan Kongres, Selasa waktu setempat atau Rabu (5/3) WIB. Di hadapan Kongres, Trump mengatakan Zelensky menyatakan kesediaannya untuk datang ke meja perundingan untuk kesepakatan damai. (I-2)
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved