Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Prancis Stephane Sejourne akan mendorong perundingan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan potensi perang antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran selama kunjungan ke Libanon pada Minggu (28/4). Ini dilakukan ketika Paris berupaya menyempurnakan peta jalan yang dapat diterima kedua belah pihak untuk meredakan ketegangan.
Prancis memiliki hubungan historis dengan Libanon. Awal tahun ini Menlu Sejourne menyampaikan inisiatif yang mengusulkan unit elite Hizbullah mundur 10 km dari perbatasan Israel, sementara Israel akan menghentikan serangan di Libanon selatan.
Keduanya telah saling bertukar serangan dalam beberapa bulan terakhir. Namun saling serang tersebut meningkat sejak Iran meluncurkan rentetan rudal ke Israel sebagai tanggapan atas dugaan serangan Israel terhadap kedutaan Iran di ibu kota Suriah, Damaskus, yang menewaskan anggota Revolusioner Iran, Pasukan Quds Korps Pengawal di luar negeri.
Baca juga : Data Fakta Serangan Israel terhadap Konsulat Iran di Suriah
Usulan Prancis, yang telah dibahas dengan sekutunya, terutama Amerika Serikat, belum membuahkan hasil. Namun Paris ingin menjaga momentum dalam pembicaraan dan menekankan kepada para pejabat Libanon bahwa ancaman Israel terhadap operasi militer di Libanon selatan harus ditanggapi dengan serius.
Hizbullah menegaskan pihaknya tidak akan melakukan diskusi konkret apa pun sampai ada gencatan senjata di Gaza. Perang antara Israel dan kelompok militan Hamas telah memasuki bulan keenam.
Israel juga mengatakan pihaknya ingin memastikan ketenangan kembali di perbatasan utara sehingga ribuan pengungsi Israel dapat kembali ke wilayah tersebut tanpa takut akan serangan roket dari seberang perbatasan. "Tujuannya mencegah kebakaran regional dan mencegah situasi semakin memburuk di perbatasan antara Israel dan Libanon," kata wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri Christophe Lemoine pada konferensi pers.
Baca juga : Iran Janji Balas Serangan Israel
Perdana Menteri Libanon Najib Nikati dan panglima militer Libanon Joseph Aoun bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron awal bulan ini. Mereka membahas proposal Prancis.
Dalam surat yang ditujukan kepada kedutaan Prancis di Beirut pada Maret, Kementerian Luar Negeri Libanon mengatakan Beirut yakin inisiatif Prancis akan menjadi langkah signifikan menuju perdamaian dan keamanan di Lbanon dan kawasan yang lebih luas. Media lokal Libanon melaporkan bahwa pemerintah telah memberikan masukan kepada Prancis mengenai proposal tersebut.
Para pejabat Prancis mengatakan tanggapan yang diberikan sejauh ini bersifat umum dan tidak ada konsensus di antara masyarakat Libanon. Meskipun mereka menganggap masih terlalu dini untuk mencapai kesepakatan apa pun, mereka percaya bahwa penting untuk terlibat sekarang sehingga ketika saatnya tiba, kedua belah pihak sudah siap.
Baca juga : Israel Bunuh Perwira Garda Iran dan Pejuang Hizbullah di Suriah
Paris juga akan menggarisbawahi pentingnya memecahkan kebuntuan politik di negaranya. Libanon tidak memiliki kepala negara atau Kabinet yang punya wewenang penuh sejak masa jabatan Michel Aoun sebagai presiden berakhir pada Oktober 2022.
Israel tetap berhati-hati terhadap inisiatif Prancis, meskipun para pejabat Israel dan Prancis mengatakan Israel mendukung upaya untuk meredakan ketegangan lintas batas.
"Api akan menyala-nyala dan ketegangan akan terus berlanjut," kata seorang diplomat Libanon. "Kami berada dalam situasi ambiguitas strategis di kedua sisi," lanjutnya.
Prancis memiliki 700 tentara yang berbasis di Libanon selatan sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB yang berkekuatan 10.000 orang. Para pejabat mengatakan pasukan PBB tidak dapat melaksanakan mandat mereka dan sebagian dari usulan Prancis ditujukan untuk meningkatkan misi tersebut dengan memperkuat tentara Libanon.
Setelah Libanon, Sejourne akan melanjutkan kunjungan ke Arab Saudi sebelum melakukan perjalanan ke Israel. Menteri luar negeri Arab dan Barat, termasuk Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, akan mengadakan pembicaraan informal di sela-sela acara Forum Ekonomi Dunia di Riyadh untuk membahas perang Gaza dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. (CNA/Z-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
GUGURNYA prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Libanon kembali memicu sorotan terhadap keberlanjutan penugasan pasukan Indonesia.
Gugurnya empat prajurit TNI di Libanon memicu desakan evaluasi misi UNIFIL. Analis militer soroti perubahan karakter konflik dan perlunya perlindungan maksimal.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved