Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan memberikan suara pada Kamis, atas permintaan Amerika Serikat, mengenai resolusi yang ditujukan untuk memperketat sanksi terhadap Korea Utara setelah negara itu menembakkan rudal balistik antarbenua (ICBM).
Amerika Serikat, yang memegang jabatan presiden bergilir Dewan Keamanan untuk bulan Mei, telah menjadwalkan pemungutan suara pada sore hari, menurut dua diplomat kepada AFP dengan syarat anonim.
Sebelumnya, seorang pejabat senior AS mengatakan resolusi itu terutama akan melihat pembatasan impor minyak, meskipun para diplomat mengatakan Rusia dan Tiongkok bisa menggunakan hak veto mereka.
Pejabat itu mencatat Resolusi Dewan Keamanan 2397 diadopsi dengan suara bulat pada tahun 2017, menyerukan konsekuensi lebih lanjut jika ICBM diluncurkan lagi.
"Itu adalah ketentuan dari resolusi itu. Itulah tepatnya yang terjadi dan kami merasa sekarang saatnya untuk mengambil tindakan," kata pejabat yang tidak mau disebutkan namanya itu.
Pejabat tersebut menolak berkomentar apakah Rusia dan Tiongkok akan memveto teks tersebut.
"Kami pikir resolusi ini akan mendapat dukungan kuat karena ini adalah masalah yang sangat penting bagi kami, jelas, (dan) sangat penting bagi sekutu kami Jepang dan Korea Selatan," imbuhnya.
Baca juga: Korut Luncurkan 3 Rudal Balistik, Biden Berang
Rancangan resolusi itu menyerukan pengurangan jumlah minyak yang secara legal dapat diimpor oleh Korea Utara setiap tahun untuk keperluan sipil dari empat juta menjadi tiga juta barel.
Rancangan itu juga akan memotong impor minyak olahan dari 500.000 menjadi 375.000 barel. Resolusi itu juga akan menjatuhkan sanksi lebih lanjut terhadap ekspor Korea Utara termasuk jam, jam tangan, dan bahan bakar mineral.
Amerika Serikat dan Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara menembakkan tiga rudal, termasuk mungkin ICBM terbesarnya, beberapa jam setelah Presiden AS Joe Biden menutup kunjungan ke wilayah tersebut.
Seorang utusan PBB yang negaranya berada di Dewan Keamanan, yang berbicara kepada AFP dengan syarat anonim, mengakui "ancaman besar" yang ditimbulkan oleh tindakan Korea Utara, dan mengindikasikan keputusan AS untuk mendorong pemungutan suara cepat masih bisa menjadi bumerang.
"Jika rancangan itu ditolak, saya khawatir itu hanya akan menjadi kabar baik bagi pemimpin muda DPRK," kata duta besar itu, seraya menambahkan bahwa keretakan seperti itu di dewan akan membuat lebih sulit untuk meningkatkan tekanan pada Pyongyang.(AFP/OL-5)
Kim Jong Un memuji aksi bunuh diri tentara Korea Utara di medan perang Rusia-Ukraina demi hindari penangkapan. Simak detail kerja sama militer Pyongyang-Moskow.
Selandia Baru laporkan dugaan pelanggaran sanksi Korea Utara di laut, termasuk transfer ilegal antar kapal dan 35 kapal mencurigakan ke PBB.
Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak pendek dari Sinpho. Aksi ini dinilai sebagai unjuk kekuatan di tengah konflik AS-Israel dengan Iran.
Departemen Kehakiman AS menjatuhkan hukuman penjara bagi dua warga New Jersey yang mengelola "laptop farm" untuk menyelundupkan pekerja IT Korea Utara ke perusahaan Fortune 500.
Korea Utara mengkritik keras Buku Biru Diplomatik Jepang 2026, menyebut seruan denuklirisasi sebagai provokasi serius dan tindakan anakronistis.
KOREA Utara meluncurkan dua rudal jelajah strategis dan tiga rudal anti-kapal, di bawah pengawasan Pemimpin Tertingginya Kim Jong Un, para pejabat pertahanan senior,
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved