Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara kembali memanaskan situasi di Semenanjung Korea dengan meluncurkan beberapa rudal balistik jarak pendek pada Minggu (19/4). Peluncuran ini dilakukan di tengah peringatan para ahli internasional mengenai kemajuan pesat Pyongyang dalam pengembangan senjata nuklir.
Militer Korea Selatan melaporkan bahwa rudal-rudal tersebut ditembakkan dari kota pesisir Sinpho sekitar pukul 06.10 waktu setempat. Sinpho dikenal sebagai lokasi strategis yang menampung situs rudal balistik utama dan fasilitas pembangunan kapal selam yang mampu meluncurkan senjata serupa.
Rudal-rudal tersebut terbang sejauh kurang lebih 140 kilometer menuju Laut Jepang. Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menyatakan bahwa meskipun rudal jatuh di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang, otoritas Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan terus bekerja sama erat untuk menganalisis peluncuran tersebut.
Seoul menegaskan kesiapannya untuk menanggapi setiap provokasi dengan cara yang luar biasa. Peluncuran ini merupakan uji coba rudal keempat sepanjang bulan ini dan yang ketujuh sejak awal tahun 2026.
Para pengamat menilai peningkatan intensitas uji coba rudal Pyongyang merupakan unjuk kekuatan di tengah perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berlangsung selama tujuh minggu. Korea Utara tampaknya ingin menunjukkan kemampuan pertahanan mandirinya di saat AS dan Israel berupaya menghancurkan fasilitas rudal dan nuklir Iran.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) awal pekan ini melaporkan kemajuan sangat serius pada kemampuan nuklir Korea Utara. Kepala IAEA, Rafael Grossi, mencatat peningkatan aktivitas yang dramatis di situs nuklir utama Yongbyon.
Korea Utara diperkirakan memiliki sekitar 50 hulu ledak nuklir. Meskipun efektivitas senjatanya masih dipertanyakan, Pyongyang bersikeras tidak akan melakukan denuklirisasi dan menuntut pengakuan internasional sebagai kekuatan nuklir dunia.
Hingga saat ini, upaya diplomatik untuk membatasi program senjata Kim Jong Un masih menemui jalan buntu. Meskipun Presiden AS Donald Trump mengindikasikan kesediaan untuk melanjutkan dialog, pejabat Korea Utara sejauh ini menunjukkan sikap dingin terhadap tawaran pertemuan baru maupun upaya normalisasi hubungan dari pemerintah Korea Selatan. (Newsweek/I-2)
Iran meluncurkan rudal balistik ke Israel, sebabkan kerusakan dan korban luka. Israel membalas dengan serangan udara ke Teheran.
Intelijen AS menyebut Iran masih mampu memulihkan bunker rudal dalam hitungan jam meski dibombardir. Setengah peluncur rudal dilaporkan masih utuh.
Milisi Houthi Yaman resmi bergabung dalam perang dengan meluncurkan rudal balistik ke Israel selatan. IDF klaim berhasil cegat serangan yang sasar area Beer Sheba.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Eskalasi perang meluas ke pusat diplomatik Riyadh dan Doha. Israel klaim hancurkan markas penyiaran IRIB di Teheran sementara Qatar cegat rudal balistik.
Kim Jong Un memuji aksi bunuh diri tentara Korea Utara di medan perang Rusia-Ukraina demi hindari penangkapan. Simak detail kerja sama militer Pyongyang-Moskow.
KOREA Utara meluncurkan dua rudal jelajah strategis dan tiga rudal anti-kapal, di bawah pengawasan Pemimpin Tertingginya Kim Jong Un, para pejabat pertahanan senior,
Presiden Belarusia Lukashenko memberi hadiah senapan otomatis kepada Kim Jong Un di Pyongyang.
Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko melakukan kunjungan resmi ke Korea Utara.
Korea Utara sukses melaksanakan uji coba rudal penjelajah strategis dari kapal perusak Choe Hyon. Kim Jong Un instruksikan percepatan pembangunan armada tempur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved