Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR hak asasi manusia PBB mendesak pemerintah Kanada dan Vatikan untuk mengadakan penyelidikan cepat dan menyeluruh atas penemuan kuburan tak bertanda di bekas sekolah asrama di British Columbia.
Kuburan tak bertanda yang berisi hingga 215 jenazah anak-anak pribumi ditemukan di Kamloops Indian Residential Schools pekan lalu. Penemuan itu menggunakan radar penembus tanah.
"Kami mendesak pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan penuh atas keadaan dan tanggung jawab seputar kematian ini, termasuk pemeriksaan forensik terhadap sisa-sisa yang ditemukan, dan untuk melanjutkan ke identifikasi dan pendaftaran anak-anak yang hilang," kata sembilan pakar.
Pakar PBB tidak berbicara mewakili badan global tersebut tetapi diberi mandat oleh PBB untuk melaporkan temuan mereka kepada badan tersebut.
Para ahli meminta Ottawa melakukan penyelidikan serupa di semua sekolah asrama lainnya di Kanada, yang didirikan untuk mengasimilasi penduduk asli secara paksa.
“Pengadilan harus melakukan investigasi kriminal atas semua kematian yang mencurigakan dan tuduhan penyiksaan dan kekerasan seksual terhadap anak-anak yang ditampung di sekolah-sekolah asrama dan mengadili dan memberikan sanksi kepada para pelaku dan penyembunyi yang mungkin masih hidup,” imbuh mereka.
Baca juga: Kanada Imbau Paus Minta Maaf Terkait Penemuan 215 Jenazah
Para ahli termasuk pelapor khusus PBB tentang hak-hak masyarakat pribumi, eksploitasi seksual anak, perlakuan yang merendahkan, dan ketua kelompok kerja penghilangan paksa. Mereka mengklaim bahwa pelanggaran hak asasi manusia skala besar telah dilakukan terhadap anak-anak pribumi.
“Tidak dapat dibayangkan Kanada dan Takhta Suci akan membiarkan kejahatan keji seperti itu tidak diketahui dan tanpa ganti rugi penuh,” ucapnya.
Kamloops Indian Residential School di British Columbia dioperasikan oleh gereja Katolik atas nama Ottawa dari tahun 1890 hingga 1969.
Para ahli PBB mendesak gereja Katolik Roma untuk memberikan otoritas kehakiman akses penuh ke arsip sekolah tempat tinggal, melakukan penyelidikan internal dan yudisial yang cepat dan menyeluruh atas tuduhan ini, dan untuk secara terbuka mengungkapkan hasil penyelidikan tersebut. (The Guardian/OL-5)
Uskup Agung Canterbury Dame Sarah Mullally bertemu Paus Leo di Vatikan, memuji sikap tegasnya terhadap ketidakadilan dan perang di tengah ketegangan global.
Paus Leo memperingatkan pemerintahan Trump agar tidak menggunakan nama Tuhan untuk membenarkan kekerasan dalam konflik Iran yang sedang berlangsung.
Paus Leo mengklarifikasi pidatonya tentang biaya perang yang dianggap menyindir Donald Trump. Simak penjelasannya saat melakukan kunjungan ke Afrika.
Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Paus Leo XIV menuai kritik dari sejumlah pemimpin Eropa. Komentar tersebut dinilai tidak pantas.
JD Vance membela unggahan kontroversial Donald Trump yang menyerupai Yesus sebagai candaan, di tengah ketegangan hubungan antara Gedung Putih dengan Vatikan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam keras pernyataan Donald Trump yang menghina Paus Leo XIV terkait seruan perdamaian dalam konflik AS-Iran.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Ia menilai, serangan terhadap prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
TNI dan PBB percepat pemulangan jenazah Praka Rico Pramudia yang gugur di Libanon. Simak kronologi dan proses repatriasi pahlawan perdamaian ini.
Pasukan PBB tersebut menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap keluarga dan rekan-rekan Praka Rico.
Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran selama dua minggu atas permintaan PM Pakistan Shehbaz Sharif, meski blokade Hormuz berlanjut.
Presiden Kazakhstan itu pun menyatakan keprihatinan atas meningkatnya negosiasi konflik global di luar kerangka PBB, yang menandakan marginalisasi perannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved