Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan operasi militer untuk membunuh Jenderal Iran Qassem Soleimani dilakukan demi "menghentikan perang, bukan memulainya."
Ia menyebut "kekuasaan teror" Soleimani telah berakhir usai serangan udara AS dilancarkan di area bandara Baghdad, Irak, Jumat (3/1).
Soleimani memimpin operasi Iran di Timur Tengah sebagai kepala dari Pasukan Quds. Iran bertekad melakukan "balas dendam" terhadap pihak yang bertanggung jawab atas kematian Soleimani.
Kematian Soleimani menandai eskalasi besar dalam ketegangan antara AS dan Iran. AS mengaku telah mengirim tambahan 3.000 personel militer ke Timur Tengah sebagai langkah antisipasi.
Baca juga: Iran Ancam Balas Kematian Soleimani
Saluran televisi Irak mengatakan ada serangan udara lanjutan yang dilancarkan AS, 24 jam usai kematian Soleimani. Namun hingga saat ini, AS belum berkomentar mengenai laporan tersebut.
Seorang sumber dari militer Irak mengatakan enam orang tewas dalam serangan udara terbaru AS. Serangan itu disebut-sebut mengenai sebuah konvoi milisi Irak hari ini, Sabtu 4 Januari 2020.
Berbicara dalam sebuah konferensi pers di resor Mar-a-Lago di Florida, Trump mengatakan bahwa "militer AS telah mengeksekusi serangan akurat yang menewaskan teroris nomor satu dunia, Qassem Soleimani."
"Soleimani telah merencanakan serangan jahat terhadap diplomat dan personel militer Amerika. Tapi kami mengetahui hal tersebut dan menghentikannya," lanjut Trump, dilansir dari BBC.
Sebelumnya, Pemimpin Agung Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei mengatakan bahwa kepergian Soleimani tidak menyurutkan tekad perjuangan Iran.
"Balas dendam akan dilakukan terhadap para kriminal," tegas Ali Khamenei.
Parlemen Irak berencana menggelar rapat darurat mengenai kematian Soleimani. Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi menilai serangan udara AS di Baghdad yang menewaskan Soleimani sebagai bentuk "pelanggaran terhadap kedaulatan Irak."
Abu Mahdi al-Muhandis juga tewas dalam serangan udara AS di bandara Baghdad. Ia adalah pemimpin dari grup milisi Irak Kataeb Hezbollah yang didukung Iran.
Washington mengaku menyerang Kataeb Hezbollah sebagai balasan atas kematian seorang kontraktor asal AS di Irak pada 27 Desember. (OL-2)
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved