Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Kamis (28/2), mengatakan ia tidak terburu-buru mengamankan kesepakatan program nuklir Pyongyang. Trump mengecilkan harapan bahwa akan ada terobosan langsung dalam pembicaraan dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.
Dua pria yang pernah saling bertukar makian dan ancaman itu mengadakan pertemuan kedua mereka dalam delapan bulan setelah yang pertama di Singapura.
Para analis menekankan mereka perlu menghasilkan lebih banyak kemajuan konkret dibandingkan dengan pertemuan awal bersejarah mereka di Singapura.
KTT Singapura menghasilkan foto-foto yang bagus untuk publikasi plus komitmen samar dari Kim untuk denuklirisasi total di Semenanjung Korea.
Ketika mereka duduk untuk diskusi formal pada Kamis (28/2) di Hanoi, Trump mengatakan dia tidak terburu-buru menandatangani kesepakatan dan bahwa kecepatan tidak begitu penting baginya. Yang penting baginya Korut tidak mengadakan uji coba rudal dan nuklir.
Baca juga: Kim Sambut Baik Ide Kantor Penghubung AS di Korut
"Saya tidak bisa berbicara untuk hari ini, tetapi saya dapat mengatakan bahwa ini, jangka panjang dan selama periode waktu tertentu. Saya tahu kita akan memiliki kesuksesan yang fantastis sehubungan dengan Ketua Kim dan Korea Utara," kata Trump.
Trump kembali menggembar-gemborkan kemungkinan Korut yang miskin menjadi kekuatan ekonomi jika negara itu melepaskan persenjataan nuklirnya. Hal ini yang menurut para analis, sangat tidak mungkin.
Di sisi lain, Kim sedang berupaya melepas sanksi yang dijatuhkan pada Korut karena program senjatanya. Orang kuat Pyongyang itu mengatakan ada orang-orang berpandangan skeptis tentang pertemuannya dengan Trump. Tetapi Kim berjanji mengupayakan untuk mencapai hasil akhir yang bagus.
"Saya pikir menonton kami bersenang-senang akan seperti menonton adegan dari film fantasi," tambahnya.
Koran Rodong Sinmun yang dikelola pemerintah menempelkan foto-foto jabat tangan pertama mereka di Hanoi pada Rabu (27/2) di halaman depan. Salah satunya memperlihatkan Trump sedikit membungkuk ketika ia memegang tangan Kim. (AFP/OL-2)
Kim Jong Un memuji aksi bunuh diri tentara Korea Utara di medan perang Rusia-Ukraina demi hindari penangkapan. Simak detail kerja sama militer Pyongyang-Moskow.
Selandia Baru laporkan dugaan pelanggaran sanksi Korea Utara di laut, termasuk transfer ilegal antar kapal dan 35 kapal mencurigakan ke PBB.
Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak pendek dari Sinpho. Aksi ini dinilai sebagai unjuk kekuatan di tengah konflik AS-Israel dengan Iran.
Departemen Kehakiman AS menjatuhkan hukuman penjara bagi dua warga New Jersey yang mengelola "laptop farm" untuk menyelundupkan pekerja IT Korea Utara ke perusahaan Fortune 500.
Korea Utara mengkritik keras Buku Biru Diplomatik Jepang 2026, menyebut seruan denuklirisasi sebagai provokasi serius dan tindakan anakronistis.
KOREA Utara meluncurkan dua rudal jelajah strategis dan tiga rudal anti-kapal, di bawah pengawasan Pemimpin Tertingginya Kim Jong Un, para pejabat pertahanan senior,
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved