Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG jamuan makan malam bersama Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyebut Korut akan memiliki masa depan luar biasa tanpa senjata nuklir.
Pernyataan Trump diutarakan melalui akun Twitter pribadinya, dengan menggunakan huruf kapital sebagai penekanan.
Dia berpendapat denuklirisasi bagi Korut merupakan peluang langka dalam sejarah. Kedua pemimpin negara dijadwalkan berbicara empat mata, sebelum menghadiri jamuan makan malam di Hanoi, Vietnam, Rabu (27/2).
Trump menggambarkan sosok Kim sebagai seorang teman, berbeda jauh ketika kedua pemimpin tersebut saling melemparkan sindiran pribadi dan ancaman kehancuran terkait ketegangan program senjata nuklir Korut.
Baca juga: Trump dan Kim akan Makan Malam di Hotel Metropole
Dia pun sempat mengecam kalangan oposisi domestik yang mengkritik keterlibatannya dengan rezim terisolasi.
"Partai Demokrat harus berhenti berkomentar mengenai apa yang harus saya lakukan terhadap Korea Utara. Mereka sebaiknya bertanya pada diri sendiri, mengapa tidak melakukan hal tersebut selama delapan tahun pemerintahan Obama?" cetus Trump, merujuk pada pendahulunya di Gedung Putih, Barack Obama.
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) AS-Korut yang berlangsung dua hari, bertujuan memperjelas kesepakatan samar yang dihasilkan dalam KTT bersejarah di Singapura, tahun lalu.
Awalnya, Kim berkomitmen mencapai denuklirisasi penuh Semenanjung Korea. Namun, kemajuan diplomatik berjalan lambat karena perbedaan pandangan definisi.
Sepertinya, Trump menurunkan ekspektasi AS terhadap KTT, dengan menekankan pihaknya antusias jika Pyongyang menghentikan uji coba nuklir dan rudal.
Presiden AS itu digadang-gadang tengah mempertimbangkan pencabutan sanksi internasional yang dijatuhkan kepada Korut. Dibukanya kantor penghubung diplomatik kemungkinan menjadi konsesi AS.
Sebagai imbalan, Washington berharap Kim bersedia membongkar fasilitas nuklir utama di Yongbyon dan mengizinkan para inspektur internasional masuk.
Kim sempat diminta menyerahkan daftar lengkap seluruh aset nuklir yang dimiliki Korut, namun hal itu ditolak dengan tegas. (AFP/OL-2)
Kim Jong Un memuji aksi bunuh diri tentara Korea Utara di medan perang Rusia-Ukraina demi hindari penangkapan. Simak detail kerja sama militer Pyongyang-Moskow.
Selandia Baru laporkan dugaan pelanggaran sanksi Korea Utara di laut, termasuk transfer ilegal antar kapal dan 35 kapal mencurigakan ke PBB.
Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak pendek dari Sinpho. Aksi ini dinilai sebagai unjuk kekuatan di tengah konflik AS-Israel dengan Iran.
Departemen Kehakiman AS menjatuhkan hukuman penjara bagi dua warga New Jersey yang mengelola "laptop farm" untuk menyelundupkan pekerja IT Korea Utara ke perusahaan Fortune 500.
Korea Utara mengkritik keras Buku Biru Diplomatik Jepang 2026, menyebut seruan denuklirisasi sebagai provokasi serius dan tindakan anakronistis.
KOREA Utara meluncurkan dua rudal jelajah strategis dan tiga rudal anti-kapal, di bawah pengawasan Pemimpin Tertingginya Kim Jong Un, para pejabat pertahanan senior,
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved