Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANCAMAN penyakit campak kembali menjadi sorotan serius di Indonesia. Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Hartono Gunardi, mengingatkan bahwa campak bukan sekadar penyakit ringan, melainkan infeksi berbahaya yang bisa berujung fatal, terutama pada anak-anak.
Menurut Hartono, campak termasuk penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi, namun masih banyak ditemukan di berbagai wilayah. Yang mengkhawatirkan, daya tular virus ini sangat tinggi.
“Dalam kondisi tertentu, satu orang yang terinfeksi campak bisa menularkan ke 12 hingga 18 orang lainnya. Ini yang membuat banyak negara bahkan kehilangan status bebas campak,” ujar Hartono dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/4).
Tak hanya cepat menyebar, campak juga dikenal memiliki komplikasi serius. Salah satu yang paling umum adalah pneumonia atau radang paru-paru. Data menunjukkan sekitar 1 dari 20 anak yang terkena campak berisiko mengalami pneumonia, yang menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita.
Selain itu, komplikasi lain yang tak kalah berbahaya meliputi radang otak (ensefalitis), kejang, penurunan kesadaran, hingga gangguan kognitif dan kelumpuhan. Kondisi ini dapat berdampak jangka panjang pada tumbuh kembang anak.
Pemerintah pun terus mendorong masyarakat untuk melengkapi imunisasi dasar anak sebagai langkah perlindungan utama. Vaksin campak MR terbukti memberikan perlindungan sekitar 85 persen setelah dosis pertama, dan meningkat hingga 97 persen setelah dua dosis.
Hartono juga menekankan bahwa imunisasi tidak hanya penting bagi anak-anak. Orang dewasa yang belum yakin status vaksinasinya atau termasuk kelompok berisiko tetap disarankan untuk mendapatkan vaksin ulang.
“Terutama bagi mereka dengan daya tahan tubuh rendah, bekerja dengan intensitas tinggi, atau sering kontak dengan anak-anak, imunisasi ulang sangat dianjurkan, apalagi jika tinggal di wilayah dengan kejadian luar biasa (KLB),” jelasnya.
Dengan tingkat penularan yang tinggi dan risiko komplikasi berat, campak kini kembali menjadi ancaman nyata yang tidak bisa dianggap remeh. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi menjadi kunci untuk menekan penyebaran penyakit ini. (Z-10)
IDAI mendorong daycare mematuhi regulasi PAUD dan standar nasional untuk mencegah kekerasan anak serta memastikan tumbuh kembang yang optimal.
Setiap lembaga pengasuhan anak wajib menyediakan fasilitas yang dapat dipantau langsung, seperti CCTV, agar orang tua memiliki akses terhadap apa yang terjadi pada anaknya.
Guru daycare diharapkan memiliki kompetensi pemenuhan kesehatan anak, termasuk apabila terjadi kecelakaan seperti tersedak, tersetrum, dan sebagainya.
IDAI menegaskan bahwa daycare atau Taman Penitipan Anak (TPA) seharusnya dipahami sebagai tempat pengasuhan, bukan sekadar tempat menitipkan anak.
IDAI menyatakan vaksin influenza trivalen aman bagi balita mulai usia 6 bulan, ibu menyusui, dan komorbid. Simak dosis dan rekomendasi WHO terbaru.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Campak atau Measles merupakan infeksi yang disebabkan oleh Measles virus dan termasuk salah satu penyakit paling menular.
Kasus campak 2026 meningkat. Simak kiat dr. Attila Dewanti cegah penularan campak pada bayi di bawah 9 bulan melalui PHBS dan asupan Vitamin D.
Mitos anak kena campak atau cacar tidak boleh mandi ternyata hoaks. Dokter spesialis kulit jelaskan manfaat mandi dan tips aman bagi anak yang sedang sakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved