Bahaya Campak tak Main-Main, 1 Anak Bisa Menulari 18 Orang

M Iqbal Al Machmudi
23/4/2026 16:48
Bahaya Campak tak Main-Main, 1 Anak Bisa Menulari 18 Orang
Campak kembali mengancam anak-anak di Indonesia.(Freepik)

ANCAMAN penyakit campak kembali menjadi sorotan serius di Indonesia. Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Hartono Gunardi, mengingatkan bahwa campak bukan sekadar penyakit ringan, melainkan infeksi berbahaya yang bisa berujung fatal, terutama pada anak-anak.

Menurut Hartono, campak termasuk penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi, namun masih banyak ditemukan di berbagai wilayah. Yang mengkhawatirkan, daya tular virus ini sangat tinggi.

“Dalam kondisi tertentu, satu orang yang terinfeksi campak bisa menularkan ke 12 hingga 18 orang lainnya. Ini yang membuat banyak negara bahkan kehilangan status bebas campak,” ujar Hartono dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/4).

Tak hanya cepat menyebar, campak juga dikenal memiliki komplikasi serius. Salah satu yang paling umum adalah pneumonia atau radang paru-paru. Data menunjukkan sekitar 1 dari 20 anak yang terkena campak berisiko mengalami pneumonia, yang menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita.

Selain itu, komplikasi lain yang tak kalah berbahaya meliputi radang otak (ensefalitis), kejang, penurunan kesadaran, hingga gangguan kognitif dan kelumpuhan. Kondisi ini dapat berdampak jangka panjang pada tumbuh kembang anak.

Pemerintah pun terus mendorong masyarakat untuk melengkapi imunisasi dasar anak sebagai langkah perlindungan utama. Vaksin campak MR terbukti memberikan perlindungan sekitar 85 persen setelah dosis pertama, dan meningkat hingga 97 persen setelah dua dosis.

Hartono juga menekankan bahwa imunisasi tidak hanya penting bagi anak-anak. Orang dewasa yang belum yakin status vaksinasinya atau termasuk kelompok berisiko tetap disarankan untuk mendapatkan vaksin ulang.

“Terutama bagi mereka dengan daya tahan tubuh rendah, bekerja dengan intensitas tinggi, atau sering kontak dengan anak-anak, imunisasi ulang sangat dianjurkan, apalagi jika tinggal di wilayah dengan kejadian luar biasa (KLB),” jelasnya.

Dengan tingkat penularan yang tinggi dan risiko komplikasi berat, campak kini kembali menjadi ancaman nyata yang tidak bisa dianggap remeh. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi menjadi kunci untuk menekan penyebaran penyakit ini. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya