Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis obstetri dan ginekologi lulusan Universitas Padjajaran Boy Abidin menyebut terdapat tiga ciri menstruasi yang sehat
dan harus diperhatikan oleh setiap perempuan agar dapat segera melakukan konsultasi jika mengalami kondisi-kondisi yang tidak normal.
"Saya sering temukan di lapangan karena dia enggak cukup sadar dengan siklus menstruasinya, saya tidak pernah catat, pokoknya bilang kayaknya di bulan ini menstruasinya, enggak ingat berapa hari, pokoknya suami saya puasa dulu. Tapi sebenarnya itu ada tiga parameternya," kata Boy, dikutip Rabu (23/4).
Boy mengatakan hal pertama dari ciri menstruasi yang sehat dapat dilihat dari lamanya siklus berlangsung. Pada umumnya, siklus terjadi dalam rentang 21 sampai dengan 35 hari.
Ia menekankan hari pertama menstruasi dihitung dari hari di mana darah keluar dalam jumlah yang banyak, bukan dalam bentuk bercak.
"Yang keluar itu mulai dari hari di mana darah keluar banyak, bukan dari hari keluarnya bercak. Jadi dari hari pertama sampai hari berikutnya," ucap dokter yang praktik di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading itu.
Ciri berikutnya yakni lamanya darah menstruasi keluar berkisar antara dua sampai 10 hari.
"Jadi kalau cuma sehari aja. Itu kita anggap bukan menstruasi. Jadi per dua hari, tiga hari oke. Kadang-kadang ada orang. Kok saya bilang
ini lima hari. Bulan depannya saya cuma bisa tiga hari, tidak apa-apa, tapi kalau sampai 14 hari, darah yang keluar banyak itu kita anggap juga ada kelainan," tambahnya.
Berikutnya yakni jumlah darah yang keluar. Menurut Boy, banyak darah yang keluar berkisar antara tiga sampai lima pembalut berukuran normal dalam sehari.
Kemudian dia menyoroti masih banyak perempuan di Indonesia yang menganggap beberapa isu menstruasi seperti nyeri haid dan pendarahan menstruasi berat (PMB) merupakan hal yang wajar.
Tidak jarang kebiasaan itu diturunkan secara turun temurun atau disebabkan oleh masih kentalnya stigma dan kurangnya akses informasi soal kesehatan reproduksi.
Boy menyarankan apabila seorang perempuan mengalami kondisi-kondisi yang tidak wajar seperti nyeri haid berlebihan atau haid tidak berhenti lebih dari 14 hari untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter spesialis terkait, sehingga bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan tidak makin berdampak pada kesehatannya seperti terkena anemia.
"Normalisasi terhadap kondisi yang sebetulnya tidak normal merupakan sebuah stigma yang harus diluruskan. Misalnya normal pada menstruasi juga berbeda-beda pada setiap perempuan, namun ada batasan normal yang perlu dipelajari," pungkas Boy. (Ant/Z-1)
WIC Jakarta sukses gelar Konferensi Biennial WCI ke-17. Fokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pelestarian warisan budaya di era transformasi.
PT IWIP mendobrak stigma gender di industri pertambangan melalui pelatihan operator alat berat dan lingkungan kerja inklusif bagi perempuan di Maluku Utara.
Dokter spesialis ingatkan pentingnya pap smear meski sudah vaksin HPV. Simak data kasus kanker serviks di Indonesia dan program skrining gratis Kemenkes.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Psikiater dr. Elvine Gunawan menjelaskan bagaimana pola asuh kritikal memicu self-stigma dan membuat perempuan sulit terbuka saat menghadapi masalah.
Psikiater dr. Elvine Gunawan memperingatkan bahaya PMDD saat menstruasi, terutama jika muncul keinginan menyakiti diri. Simak gejalanya di sini.
Dokter spesialis kandungan dr. Dinda Derdameisya Sp.OG meluruskan mitos menstruasi, mulai dari larangan berenang, minum air es, hingga potong kuku.
Haid di malam ganjil Ramadan? Jangan sedih. Ini 5 amalan yang tetap bisa dilakukan wanita saat haid untuk meraih pahala Lailatul Qadar.
Dokter dan peneliti kesehatan reproduksi menyebut, perasaan haid berhenti setelah keramas lebih berkaitan dengan persepsi tubuh, bukan perubahan biologis.
Ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi siklus menstruasi, termasuk stres, perubahan berat badan, atau kondisi medis tertentu. Namun, jika haid telat dalam waktu yang lama
Terdapat mekanisme agar selama ibadah haji tidak haid, biasanya yang umum dilakukan adalah menundanya dengan mengonsumsi obat hormon.
Perempuan di Indonesia masih merasa malu atau enggan membicarakan topik seputar menstruasi atau gangguan reproduksi yang berakibat pada kesehatan di masa mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved