Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) tengah memprioritaskan operasi katarak gratis bagi masyarakat. Upaya itu penting karena katarak jika terlambat ditangani, maka pengidapnya bisa mengalami kebutaan yang kemudian tidak produktif dan menjadi persoalan sosial serta beban bagi keluarganya.
“Karena itu salah satu prioritas Kemensos adalah membantu operasi katarak. Sejak saya dilantik (menjadi Mensos) pada Desember 2020, lebih dari 6.000 orang sudah menjalani operasi katarak untuk mencegah yang bersangkutan dari risiko kebutaan,” kata Mensos Tri Rismaharini, Kamis (23/11).
Salah satu kegiatan yang baru-bari ini dilaksanakan ialah operasi katarak di Jawa Timur dan diselenggarakan di Kabupaten Tulunggagung, Kabupaten, serta Kota Malang dan Kabupaten Blitar. Sebanyak 1.686 calon pasien telah terdaftar mengikuti skrining untuk menentukan layak tidaknya mereka untuk menjalani operasi. Di Kabupaten Tulungagung, operasi terhadap 94 pasien yang lolos skrining dilakukan di RSUD dr Iskak.
Baca juga:
> Mensos Risma Bantu 277 Warga Ternate Operasi Katarak
> Terimakasih, Akhirnya bisa Melihat Lagi
Menurut Risma, Jawa Timur dipilih saat ini karena berdasarkan data Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami), kasus katarak di daerah tersebut tergolong tinggi, terutama di daerah Pantura dan kawasan pesisir pantai. Diduga paparan matahari di kawasan pantai menjadi salah satu penyebabnya, meskipun ada faktor lain seperti diabetes, usia, dan genetik juga menentukan.
“Bukan cuma Jawa Timur, operasi katarak gratis juga dilakukan setiap bulan secara bergantian di seluruh Indonesia,” ujar Risma.
Operasi katarak gratis ini diselenggarakan Kemensos bekerja sama dengan berbagai pihak, terutama Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami), rumah sakit, serta lembaga sosial seperti SCTV Peduli, Yayasan Peduli Kasih Indosiar serta berbagai lembaga sosial lainnya.
Kemensos memandang penting operasi katarak gratis karena kasusnya seperti fenomena gunung es. Kasus yang tercatat sedikit, padahal kenyataannya sangat banyak dan tersebar di seluruh Indonesia. Katarak juga tidak bisa dianggap enteng, karena jika terlambat ditangani pengidapnya bisa mengalami kebutaan atau disabilitas netra. (Z-6)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Bertambahnya suhu bumi membuat kuman maupun virus bisa bertumbuh dengan lebih subur sehigga cukup berbahaya pada anak yang belum terproteksi dengan imunisasi rutin.
Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Andi Kurniawan Sp.KO ingatkan jemaah haji waspadai risiko diabetes, hipertensi, hingga jantung akibat cuaca ekstrem.
Berdasarkan data Kemenkes, grafik kasus campak sempat melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dengan total 2.220 kasus.
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
Dokter spesialis mata dr. Florence Meilani Manurung menjelaskan katarak juvenil pada usia muda, faktor pemicu, hingga target operasi katarak nasional.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik memperingatkan bahaya penggunaan obat tetes mata steroid tanpa resep yang dapat memicu katarak dan glaukoma.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menyarankan penggunaan kacamata pelindung UV untuk mencegah katarak. Simak tips memilih kacamata yang tepat di sini.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menjelaskan mengapa katarak sering tidak disadari dan apa saja gejala awal yang perlu diwaspadai.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menegaskan operasi adalah satu-satunya jalan sembuhkan katarak. Simak fakta, mitos, dan faktor risikonya di sini.
Kenali penyebab buta warna atau discromatopsia, faktor keturunan melalui kromosom X, serta metode deteksi menggunakan Buku Ishihara menurut pakar IPB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved