Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Gerontologi Medik Indonesia (Pergemi) mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan otot demi mencegah timbulnya penyakit sarkopenia ketika menginjak usia lanjut.
Sarkopenia adalah salah satu penyakit yang umum terjadi pada orang lanjut usia saat terjadi pengecilan otot yang disertai dengan menurunnya kualitas dan fungsi otot.
"Penting sekali untuk mempunyai massa otot dan fungsi otot yang baik sejak usia muda, jadi pencegahan akan lebih baik sehingga di usia tua tidak terjadi hal-hal yang demikian," kata Sekretaris Jenderal PP Pergemi Kuntjoro Harimutri, dikutip Senin (3/7).
Baca juga: Peringati Hari Lansia Nasional, RSDH Luncurkan Program Super Senior Club
Seseorang yang mengalami sarkopenia akan mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari terutama aktivitas yang membutuhkan kekuatan otot seperti berjalan atau naik turun tangga.
"Salah satu organ penting yang bisa membuat kita bergerak dengan baik, aktif, dan aman adalah otot, dan otot yang baik yaitu yang jumlah massanya cukup, kualitasnya baik, serta berfungsi dengan baik, merupakan syarat agar kita mampu bergerak dan beraktivitas," ujar dokter spesialis penyakit dalam di RS Cipto Mangunkusumo itu.
Prevalensi penderita sarkopenia di kalangan lansia di Indonesia ditunjukkan oleh riset yang dilakukan Kuntjoro dan kawan-kawan yang dipublikasikan pada 2023 di jurnal Acta Medica Indonesiana. Riset tersebut menunjukkan satu dari lima lansia di Indonesia menderita sarkopenia
Baca juga: Aktivitas Fisik Kunci Agar Bugar di Usia Tua
Ketua PP Pergemi Nina Kemala Sari menyebut sarkopenia disebabkan oleh kurangnya aktifitas fisik maupun asupan nutrisi tertentu seperti protein.
Lebih lanjut, Nina menjelaskan, gaya hidup sedentary atau gaya hidup dengan intensitas gerak fisik yang sangat kecil menjadi salah satu penyebab utama munculnya risiko sarkopenia.
Aktifitas gaya hidup sedentary seperti duduk, bekerja di depan komputer, menyetir, dan kegiatan lain yang minim gerakan fisik tidak dianjurkan berlangsung selama lebih dari enam jam.
Oleh karena itu, Nina mengimbau orang-orang untuk beraktivitas fisik seperti berjalan di sela rutinitas pekerjaan.
"Di sela-sela kerja harus gerak, perbanyak jalannya. Jangan sampai delapan jam betul-betul duduk, itu sudah gaya hidup sedentary," imbau dokter spesialis penyakit dalam konsultan geriatri dari RS Cipto Mangunkusumo itu. (Ant/Z-1)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Bertambahnya suhu bumi membuat kuman maupun virus bisa bertumbuh dengan lebih subur sehigga cukup berbahaya pada anak yang belum terproteksi dengan imunisasi rutin.
Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Andi Kurniawan Sp.KO ingatkan jemaah haji waspadai risiko diabetes, hipertensi, hingga jantung akibat cuaca ekstrem.
Berdasarkan data Kemenkes, grafik kasus campak sempat melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dengan total 2.220 kasus.
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
Bagi warga senior ini, potensinya adalah quality tourism, karena mereka punya uang lebih lebih banyak, karena tidak lagi memiliki banyak kebutuhan seperti turis berusia muda.
Sebanyak 1.214 jemaah haji asal Kendal diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan. Pemkab Kendal pastikan fasilitas transportasi dan pendampingan lansia optimal.
Kemenhaj mengingatkan daerah untuk tidak berlebihan dalam seremonial pelepasan jemaah haji 2026. Acara panjang dinilai berisiko bagi kesehatan jemaah, terutama lansia.
Kenaikan suhu global membuat banyak orang kesulitan melakukan aktivitas fisik sederhana seperti pekerjaan rumah tangga atau naik tangga pada siang hari.
Survei global GSK mengungkap risiko cacar api pada lansia dengan penyakit kronis. Di Indonesia, biaya rawat inap mencapai Rp10 juta per kasus.
Pemerintah perketat syarat istitha’ah kesehatan jemaah haji 2026. Mayoritas lansia dan cuaca ekstrem jadi faktor utama tekan angka kematian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved