Mayoritas Lansia Berisiko, Pemerintah Wajibkan Istitha’ah Kesehatan untuk Jemaah Haji

Ficky Ramadhan
20/4/2026 18:17
Mayoritas Lansia Berisiko, Pemerintah Wajibkan Istitha’ah Kesehatan untuk Jemaah Haji
Pemerintah perketat syarat istitha’ah kesehatan jemaah haji 2026.(Antara)

PEMERINTAH memperketat penerapan syarat istitha’ah kesehatan bagi jemaah haji Indonesia sebagai langkah strategis menekan angka kesakitan dan kematian selama ibadah haji, terutama di tengah cuaca ekstrem di Arab Saudi.

Kebijakan ini dinilai krusial mengingat mayoritas jemaah haji 2026 Indonesia berasal dari kelompok lanjut usia (lansia) yang memiliki penyakit penyerta atau penyakit tidak menular (PTM).

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa hanya jemaah yang memenuhi standar kesehatan yang akan diberangkatkan.

“Tujuan utama istitha’ah kesehatan adalah menekan angka kesakitan dan kematian. Mayoritas jemaah kita lansia dengan komorbid, sehingga yang berangkat harus benar-benar memenuhi syarat,” ujar Aji, Senin (20/4).

Selain seleksi kesehatan, Kementerian Kesehatan juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci yang memiliki suhu ekstrem.

Jemaah diimbau menjaga imunitas dengan konsumsi makanan bergizi, vitamin, serta menghindari kelelahan berlebih dengan istirahat cukup.

Risiko heat stroke atau sengatan panas juga menjadi perhatian serius. Jemaah diminta menggunakan pelindung seperti payung, topi, kacamata hitam, dan alas kaki, serta menghindari aktivitas berat di siang hari.

Kebutuhan cairan tubuh juga harus dijaga. Jemaah dianjurkan minum air secara rutin tanpa menunggu haus, dan dapat mengonsumsi oralit bila diperlukan.

Untuk mencegah penularan penyakit, penggunaan masker di kerumunan dan kebiasaan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer tetap dianjurkan.

Tak hanya fisik, aspek mental dan pengaturan aktivitas juga menjadi perhatian. Jemaah diminta tidak memaksakan diri dan segera melapor ke petugas kesehatan jika mengalami keluhan.

Dengan penerapan istitha’ah kesehatan yang ketat dan kepatuhan jemaah terhadap protokol kesehatan, pemerintah optimistis angka kesakitan dan kematian jemaah haji Indonesia dapat ditekan secara signifikan. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya