Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mendorong akselerasi pendidikan dokter spesialis. Dia mengajak rumah sakit untuk turut mendidik dokter spesialis, lantaran selama ini hanya ada 20 perguruan tinggi yang mensuplai kebutuhan dokter spesialis seluruh Indonesia.
"Kenapa mahal spesialis dan sedikit, ya karena hanya ada 20 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Makanya kita dorong rumah sakit bisa mendidik dokter spesialis karena (rumah sakit) 3 ribu, bandingkan dengan 92 FK (Fakultas Kedokteran)," ujar Menkes Budi dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional, Kamis (23/2).
Menurut Budi, pendidikan spesialis sebenarnya tidak terjadi di ruang kuliah. Di seluruh dunia bahkan pendidikan dokter spesialis justru dilakukan di rumah sakit. Lantas, rumah sakit seharusnya bisa mengakses dan mencetak dokter spesialis.
"Pendidikan spesialis itu di rumah sakit, di mana-mana nggak ada di ruang kuliah. Di luar negeri, di seluruh dunia, aku nggak lihat dokter spesialis yang mesti bayar uang kuliah ke Fakultas Kedokteran, nggak ada. Mereka dibayar kalau jadi dokter spesialis," tuturnya.
Budi melanjutkan, hal itu bukan berarti rumah sakit akan mengambil tugas perguruan tinggi. Akan tetapi dirinya melihat alternatif terbaik untuk mencetak lebih banyak dokter spesialis.
Baca juga: Kenapa Dokter Spesialis di Indonesia Langka? Ini Jawaban IDI
Dia pun menyinggung alasan sejumlah organisasi profesi terkait kompetensi dokter spesialis. Menurutnya, organisasi profesi seharusnya bisa mendukung upaya tersebut, bukan menghambat dengan mengancam terkait tanggung jawab. Mengingat masyarakat sangat membutuhkan layanan kesehatan yang maksimal.
"Itu bukan berarti kita mau ngambil porsinya dari FK nggak, tapi itu caranya supaya lebih banyak. Yuk bicaranya jangan ditataran elit dong, bicaranya ditataran masyarakat," tegasnya.
"Karena pendidikan itu susah, saya pengen geser pendidikan itu ke rumah sakit. Bukannya saya mau musuhan sama teman-teman perguruan tinggi, I just want to make sure bahwa lebih banyak lagi yang bisa mendidik dokter spesialis," sambungnya.
Untuk perguruan tinggi, lanjutnya, pemerintah sudah mengalokasikan beasiswa pendidikan dokter spesialis. Tahun lalu ada 600 beasiswa dan tahun ini ditingkatkan menjadi 2500 beasiswa.
"Tapi itu 2.500 tolong dipakai, udah dikasi Ibu Sri Mulyani tahun ini," tutupnya.(OL-5)
Menkes siapkan RS rujukan seperti RSCM dan RS PON untuk korban kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur yang tewaskan 14 orang.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut label gizi Nutri-level bisa ciptakan tren FOMO positif untuk dorong gaya hidup sehat dan tekan angka penyakit tidak menular.
PEMERINTAH mulai memperluas cakupan vaksinasi HPV dengan menyasar laki-laki pada tahun ini. Kebijakan tersebut diambil sebagai strategi baru untuk mencegah kanker serviks.
PEMERINTAH menegaskan bahwa kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia memiliki pola musiman yang erat kaitannya dengan fenomena iklim seperti El Nino.
PEMERINTAH akhirnya menerapkan label gizi atau Nutri-Level pada produk makanan dan minuman (mamin). Kebijakan tersebut akan dilakukan secara bertahap dimulai dari produk minuman.
KLB campak merebak di sejumlah wilayah Indonesia. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya imunisasi untuk mencegah penularancam
Sebanyak 21 RSUD siap diresmikan Mei 2026 oleh Presiden Prabowo. Warga daerah kini bisa akses dokter spesialis tanpa harus ke kota besar.
Banyak rumah sakit independen di Indonesia lahir dari idealisme dokter atau inisiatif kelompok. Mereka tumbuh dari semangat pelayanan.
Selain akses layanan kesehatan, pasien memerlukan dukungan selama menjalani perawatan di rumah sakit, seperti informasi layanan dokter, layanan pemeriksaan, dan informasi asuransi.
Jumlah BUMD di Indonesia saat ini mencapai 1.092 BUMD yang beroperasi di berbagai sektor.
Pemerintah Kota Sorong dan pihak RS Siloam membahas rencana lanjutan pembangunan rumah sakit sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan di daerah.
Sebanyak 72 siswa Jakarta masih dirawat akibat dugaan keracunan. Pemprov DKI pastikan penanganan optimal dan evaluasi menyeluruh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved