Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSES atas layanan kesehatan merupakan hak dasar warga negara. Namun, realitas di lapangan menunjukkan sebagian masyarakat Indonesia masih kesulitan memperoleh layanan kesehatan yang seharusnya mereka dapatkan.
Fenomena ini dikenal sebagai unmet need, kebutuhan layanan kesehatan yang belum terpenuhi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2023), lebih dari 27% penduduk yang mengalami keluhan kesehatan tidak mencari pertolongan medis. Alasannya yakni, keluhan tidak serius, kendala biaya, hingga jarak fasilitas kesehatan yang terlalu jauh.
Sebagai bagian peran swasta dalam mengatasi akses layanan kesehatan, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah bersama EMC Healthcare meluncurkan PRUHealth Friend di RS EMC Alam Sutera.
PRUHealth Friend merupakan layanan pendampingan oleh perwakilan resmi Prudential yang ditempatkan di rumah sakit jaringan PRUPriority Hospitals untuk memberikan dukungan layanan bagi nasabah/peserta selama menjalani perawatan di rumah sakit.
Chief Health Officer Prudential Indonesia Yosie William Iroth mengatakan PRUHealth Friend merupakan bentuk dukungan bagi nasabah/peserta dalam menavigasi journey di rumah sakit. Sebab, selain akses layanan kesehatan, pasien memerlukan dukungan selama menjalani perawatan di rumah sakit, seperti informasi layanan dokter, layanan pemeriksaan, hingga informasi pengajuan klaim asuransi.
Ia mengatakan kehadiran PRUHealth Friend ialah bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan nasabah/peserta mendapatkan dukungan layanan yang memberikan rasa tenang selama menjalani perawatan.
“Kami memahami saat menjalani perawatan, nasabah membutuhkan dukungan jelas di setiap tahap. Kehadiran PRUHealth Friend dapat membantu untuk monitoring proses layanan dan klaim di rumah sakit, sehingga dapat mengantisipasi kendala proses sejak dini, seperti dokumen pengajuan klaim yang belum lengkap, pengisian laporan medis yang tidak terbaca atau tidak lengkap, dan sebagainya," kata Yosie, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan melalui PRUHealth Friend, pihaknya berupaya mendampingi nasabah agar menjalani perawatan lebih tenang dan fokus pada pemulihan. "Kehadiran PRUHealth Friend di rumah sakit EMC merupakan langkah awal, dan pastinya akan terus ditambah di jaringan rumah sakit PRUPriority Hospitals sehingga membantu lebih banyak nasabah/peserta. Hal ini sebagai wujud komitmen kami untuk memberikan ketenangan pikiran bagi nasabah saat mereka menjalani perawatan," terang Yosie.
Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama menambahkan layanan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memberikan pendampingan nyata bagi peserta.
“Melalui PRUHealth Friend, kami ingin memastikan peserta tidak merasa sendirian saat menjalani perawatan, karena ada tim yang siap membantu dan mendampingi. Sehingga mereka merasakan ketenangan dan keberkahan selama menjalani perawatan," ujarnya.
Sebagai mitra penyediaan layanan kesehatan, EMC Healthcare melihat kolaborasi ini sebagai upaya bersama meningkatkan pengalaman pasien. “Kami menyambut baik kerja sama ini di fasilitas EMC Healthcare. Melalui kerja sama ini, kami harap bisa meningkatkan mutu layanan dan pengalaman pasien dengan perwakilan Prudential di rumah sakit kami,” kata President Director EMC Healthcare Jusup Halimi.
Pada tahap awal, layanan PRUHealth Friend tersedia di enam unit rumah sakit dalam jaringan EMC Healthcare yaitu RE EMC Alam Sutera, RS EMC Tangerang, RS EMC Grha Kedoya, RS EMC Pulomas, RS EMC Sentul, dan RS EMC Pekayon.
Ke depan, Prudential berencana memperluas layanan ini secara bertahap hingga mencakup 66 rumah sakit di berbagai kota termasuk Bandung, Medan, Surabaya, Semarang, Pekanbaru, Batam, Denpasar, Makassar, Jambi, Palembang, dan Pontianak. (H-2)
Bumame menghadirkan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi, mulai dari masa pre-kehamilan hingga kesehatan anak, sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat.
Tulus juga meminta agar tidak ada peserta JKN yang ditolak mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena persoalan status kepesertaan.
Selain jaminan melalui BPJS, Pemprov Kalteng juga menyiapkan jaring pengaman tambahan bagi warga tidak mampu yang belum terdaftar namun mengalami kondisi gawat darurat.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved