Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyiapkan RS PON dan RSCM sebagai rumah sakit rujukan bagi korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi Senin (27/4) malam. Langkah ini diambil guna memastikan 84 korban luka mendapatkan penanganan trauma dan medis yang optimal pasca-insiden maut tersebut.
"Yang kita support, kalau mereka butuh rujukan, kalau luka-lukanya, traumanya itu butuh rujukan yang lebih lanjut kita bisa kasih ke Rumah Sakit PON (Pusat Otak Nasional) atau RSCM," ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin dilansir dari Antara, Selasa (28/4).
Kronologi dan Data Korban
Berdasarkan data dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), kecelakaan bermula saat KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya menabrak bagian belakang KRL tujuan Cikarang yang sedang tertahan di Stasiun Bekasi Timur pada pukul 20.57 WIB. Sebelumnya, perjalanan KRL sempat terganggu akibat adanya insiden taksi mogok di perlintasan Jalan Ampera.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengonfirmasi bahwa hingga Selasa pagi pukul 08.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 14 orang. Seluruh jenazah telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.
Daftar RS Rujukan & Penanganan:
Penanganan Trauma/Bedah: RS Pusat Otak Nasional (PON) & RSCM.
Kesehatan Mental: RSJ Dr. Soeharto Heerdjan.
Identifikasi Korban: RS Polri Kramat Jati.
Menkes juga menambahkan bahwa bagi korban yang mengalami guncangan psikologis, pemerintah telah menyiagakan RSJ Dr. Soeharto Heerdjan untuk memberikan layanan mental health. Saat ini, mayoritas korban luka masih menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit di wilayah Bekasi dan Jakarta. (Z-10)
Plt Direktur Utama RS Makassar Andi Saguni berharap rumah sakit ini dapat menjadi layanan kesehatan terbaik di Asia
Ia juga mengingatkan bahwa menghindari sepenuhnya stimulus yang berkaitan dengan trauma dalam jangka panjang dapat menghambat proses pemulihan.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
PT Jasa Raharja memastikan para korban memperoleh haknya secara cepat, tepat, dan tanpa kendala administrasi.
Jasa Raharja mencatat terdapat 117.342 korban kecelakaan sepanjang Januari hingga September tahun 2025 di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18.815 meninggal dunia.
JASA Raharja mendampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung proses penanganan korban kecelakaan kapal KMP Tunu Pratama Jaya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved