Harga Plastik Naik, Ruang Gerak UMKM makin Sempit

Khoerun Nadif Rahmat
07/4/2026 06:51
Harga Plastik Naik, Ruang Gerak UMKM makin Sempit
ilustrasi(MI/Khoerun Nadif Rahmat)

Kenaikan harga plastik membuat pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kesulitan menjaga operasional usaha. Pelaku UMKM di Jakarta Selatan, Tino, 28, mengaku harus beradaptasi dengan kenaikan biaya operasional. Ia menyebut harga plastik yang biasa dibelinya mengalami kenaikan signifikan dalam waktu singkat.

Kenaikan tersebut memaksa Tino untuk mulai mengatur ulang penggunaan plastik dalam usahanya. Ia mengaku masih bertahan dengan stok yang tersedia, tetapi mempertimbangkan pembatasan pemakaian jika persediaan habis.

"Seinget saya, kemarin. Saya cek di pasar deket rumah pas saya belanja, biasanya saya beli plastik harga Rp9 ribu. Sekarang hampir Rp16 ribu," ujar pengusaha donat itu.

"Saya akhirnya beli online karena ngincer harga promo," imbuhnya..

 

Ke depan, ia mengaku mempertimbangkan untuk tidak lagi menggunakan plastik untuk melayani pembelian.

"Sekarang masih ada stok. Nanti kalau stok sudah habis ya saya tidak pakai plastik. Kecuali pembelian dengan jumlah yang banyak, mau enggak mau saya kasih plastik," ungkapnya.

Tidak hanya plastik, tekanan biaya juga datang dari kenaikan berbagai bahan baku utama. Kondisi itu semakin mempersempit ruang gerak pelaku usaha kecil.

"Udah pasti ngaruh dengan naiknya harga plastik. Tapi sebenarnya, bahan baku usaha saya, naik semua, kacang almond, tepung, minyak goreng, margarin," jelas Tino.

Ia mengakui situasi saat ini cukup berat bagi pelaku usaha kecil seperti dirinya. Harapan pun disampaikan agar pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi kondisi tersebut.

"Jadi cukup sulit lah, usaha kecil kaya sekarang ini. Semoga pemerintah cepet-cepet mengatasi kondisi ini," tutupnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya