Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman menyebut secara jangka pendek keputusan menahan harga BBM subsidi di tengah asumsi minyak US$100 per barel memang terlihat populis dan menjaga daya beli. Namun, katanya, jika ditarik lebih dalam, ini adalah bentuk delay policy adjustment yang memindahkan tekanan dari masyarakat ke fiskal.
"Dengan sensitivitas APBN yang tinggi terhadap harga minyak di mana setiap kenaikan US$1 bisa menambah beban subsidi hingga belasan triliun rupiah ruang fiskal akan cepat tergerus," kata Rizal saat dihubungi, Senin (6/4).
Penggunaan saldo anggaran lebih (SAL) Rp420 triliun sebagai bantalan juga perlu dikritisi. Pasalnya, kata Rizal, SAL sejatinya adalah buffer untuk kondisi darurat, bukan instrumen pembiayaan struktural.
Di sisi lain, narasi bahwa defisit bisa dijaga di kisaran 2,9% melalui efisiensi perlu diuji secara lebih realistis. Menurut Rizal, penghematan anggaran dalam praktik sering kali tidak menyasar belanja yang tidak produktif, melainkan justru memotong belanja pembangunan yang memiliki multiplier tinggi.
"Ini berisiko menciptakan ilusi stabilitas fiskal di atas kertas, tetapi mengorbankan pertumbuhan ekonomi jangka menengah. Dengan kata lain, kebijakan ini bukan tanpa risiko karena menggeser beban dari harga energi ke kualitas APBN," jelasnya.
Sementara itu, pemerintah menegaskan untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pihaknya sudah menguji ketahanan anggaran dengan harga minyak dunia hingga rata-rata US$100dolar per barel sampai akhir tahun.
Dengan pemotongan dan penghematan di sana sini, katanya, pemerintah memastikan defisit APBN bisa dijaga di sekitar 2,9%.
"Jadi ingin menegaskan lagi bahwa harga BBM subsidi tidak akan naik sampai akhir tahun dan anggaran saya cukup. Kalau kepepet gimana? Misalnya harganya lebih tinggi, tidak terkendali. Selama supply-nya ada, kita masih punya bantalan uang sebesar Rp420 triliun yang sekarang dalam bentuk sisa anggaran lebih atau SAL. Kalau kepepet itu masih bisa dipakai," papar Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/4).
"Tapi rasanya kita ke sana masih jauh karena harga minyak kecil peluangnya bertahan di atas US$100 untuk waktu yang berkepanjangan kalau kita lihat politiknya di Amerika Serikat seperti apa," ujarnya.
Ia pun meminta masyarakat tidak usah khawatir dan berspekulasi bahwa pemerintah bisa kehabisan anggaran.
"Gini-gini uangnya banyak, kaya lah. Jadi uang kita cukup. Setiap kebijakan yang diberikan tadi, tentu ada konsekuensi biayanya ke kami dan kami sudah hitung, cukup," pungkasnya. (Ifa/P-3)
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono secara daring membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan.
Bahlil menjelaskan, kebijakan tersebut tetap mempertimbangkan pergerakan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP).
Subsidi harus tepat sasaran dan tidak dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu.
Purbaya ungkap alasan pemerintah tak naikkan BBM subsidi: lindungi daya beli, jaga pertumbuhan, dan APBN dinilai tetap kuat meski minyak naik.
Berkaca kepada teori ekonomi, katanya, subsidi yang diberikan kepada komoditas itu sampai kapanpun pasti akan ada celah pemanfaatan.
Harga Pertalite April 2026. Simak validasi data harga BBM subsidi dan nonsubsidi di tengah isu tekanan APBN.
Sebanyak 85 negara alami kenaikan harga BBM akibat konflik Timur Tengah 2026. Filipina tertinggi dengan 54,2 persen, sementara Indonesia terjaga di angka 2,8 persen.
TransJakarta ungkap, bus listrik mampu menghemat subsidi BBM hingga Rp302 juta per tahun, dengan total penghematan mencapai Rp3,9 miliar per unit dalam 5,5 tahun.
Dorongan percepatan pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) kembali menguat seiring meningkatnya tekanan harga energi global dan beban subsidi pemerintah.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Lukmanul Hakim mengapresiasi kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menjaga stabilitas harga BBM (bahan bakar minyak) nasional
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved