Cek Fakta Harga Pertalite April 2026: Benarkah Ada Kenaikan Signifikan?

Media Indonesia
21/4/2026 16:43
Cek Fakta Harga Pertalite April 2026: Benarkah Ada Kenaikan Signifikan?
Petugas melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Dexlite pada kendaraan di SPBU Batu Anteru, Ternate, Maluku Utara, Sabtu (18/4/2026). PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis non subsidi Dexlite dari Rp1(ANTARA FOTO/Andri Saputra/bar)

HINGGA 21 April 2026, pemerintah secara resmi masih mempertahankan harga Pertalite April 2026 di angka Rp10.000 per liter di tengah kenaikan harga BBM. Meskipun harga BBM nonsubsidi mengalami fluktuasi tajam akibat dinamika harga minyak mentah dunia, status Pertalite tetap sebagai BBM penugasan dengan harga yang dipatok tetap oleh pemerintah.

Tabel Perbandingan Harga BBM (April 2026)

Berikut adalah rincian harga BBM di wilayah Jabodetabek berdasarkan hasil validasi data terbaru:

Jenis Bahan Bakar Harga per Liter (Mata Uang Rupiah) Keterangan
Pertalite (RON 90) Rp10.000 Tetap (Subsidi)
Pertamax (RON 92) Rp13.200 - Rp14.000* Penyesuaian Berkala
Pertamax Turbo Rp14.500 - Rp15.500* Penyesuaian Berkala
Bio Solar Rp6.800 Tetap (Subsidi)

*Harga dapat berbeda di luar wilayah Jabodetabek tergantung pada besaran PBBKB masing-masing daerah.

Mengapa APBN Terancam?

Berdasarkan analisis data ekonomi, ancaman terhadap APBN bukan berasal dari kenaikan harga Pertalite secara langsung, melainkan dari beban kompensasi yang harus dibayar pemerintah kepada Pertamina. Ketika harga minyak dunia naik namun harga Pertalite tetap ditahan di Rp10.000, selisih harga pasar dengan harga jual semakin melebar.

Beberapa faktor risiko yang divalidasi meliputi:

  • Kesenjangan Harga: Selisih harga antara Pertamax dan Pertalite yang terlalu jauh memicu migrasi konsumen ke BBM subsidi.
  • Kurs Mata Uang Rupiah: Pelemahan nilai tukar terhadap Dollar AS meningkatkan biaya impor minyak mentah.
  • Volume Konsumsi: Jika kuota Pertalite terlampaui akibat migrasi pengguna, pemerintah wajib menambah alokasi dana subsidi dalam APBN Perubahan.

Masyarakat tidak perlu panik karena harga Pertalite April 2026 belum mengalami kenaikan di tengah kenaikan harga BBM. Pemerintah masih memprioritaskan stabilitas harga energi untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya