Harga BBM Bersubsidi tak Naik Hingga 2026, Bahlil Ungkap Alasannya

Kautsar Widya Prabowo 
16/4/2026 18:38
Harga BBM Bersubsidi tak Naik Hingga 2026, Bahlil Ungkap Alasannya
ilustrasi.(MI)

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan naik hingga akhir 2026. Kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Kami sudah bersepakat atas arahan Presiden bahwa harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun, insyaallah,” ujar Bahlil di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (16/4).

Bahlil menjelaskan, kebijakan tersebut tetap mempertimbangkan pergerakan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP). Menurutnya, selama harga ICP berada di bawah 100 dolar AS per barel, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam batas aman.

“Kalau sampai dengan 100 dolar itu sudah aman dalam APBN. Dan sekarang harga rata-rata ICP Januari sampai dengan sekarang tidak lebih dari 77 dolar. Jadi kita itu baru naik sekitar 7 dolar,” jelasnya.

Selain memastikan harga BBM tetap stabil, Bahlil juga menegaskan cadangan minyak mentah nasional dalam kondisi aman hingga akhir tahun. Kepastian ini diperoleh setelah adanya kesepakatan pasokan dari Rusia untuk mendukung kebutuhan energi Indonesia.

“Untuk crude satu tahun dari mulai bulan ini sampai dengan bulan Desember insyaallah sudah aman. Jadi kita tidak perlu risau, tinggal kita meningkatkan produksi dari kilang kita,” tambahnya.

Dengan adanya jaminan pasokan dan stabilitas harga, pemerintah optimistis ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika global. (Bob/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya