Terungkap, Ini Alasan Utama Prabowo Enggan Naikan Harga BBM Bersubsidi

Kautsar Widya Prabowo 
08/4/2026 18:47
Terungkap, Ini Alasan Utama Prabowo Enggan Naikan Harga BBM Bersubsidi
Presiden Prabowo Subianto (kiri).(Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan tetap mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Langkah inidemi melindungi masyarakat kecil.

“Kita bisa mencari alternatif lain. Kita punya kekuatan dalam negeri yang kuat. Ada periode yang harus kita atasi bersama, tapi saya terima kasih tim saya, menteri-menteri ekonomi saya handal. Mereka laporkan, ‘Pak, tenang, untuk BBM bersubsidi kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin, kita pertahankan untuk 80% rakyat kita’,” ujar Prabowo dalam taklimat Rapat Kerja Pemerintah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).

Ia menegaskan, subsidi harus tepat sasaran dan tidak dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu. Menurutnya, masyarakat dengan kemampuan ekonomi tinggi seharusnya membayar harga sesuai mekanisme pasar.

“Tapi pada saatnya, orang-orang kuat, orang-orang kaya, kalau mau pakai bensin mahal ya harus bayar harga pasar. Sudah kaya, masa minta subsidi lagi. Yang kita bela adalah rakyat miskin,” tegasnya.

Prabowo juga mengingatkan bahwa kondisi ini merupakan fase yang harus dihadapi bersama. Sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian bangsa.

“Ini hanya periode tertentu. Kita tidak boleh jadi bangsa yang terlalu santai. Mari kita koreksi diri, bangsa kita terlalu banyak diberikan karunia oleh Yang Maha Kuasa,” lanjutnya.

Selain itu, Prabowo mengungkapkan Indonesia memiliki potensi sumber energi alternatif yang besar. Mulai dari cadangan batu bara hingga bahan baku nabati seperti singkong dan jagung yang dapat diolah menjadi bahan bakar.

“Saya punya data, sumber-sumber baru kita dan cadangan kita sangat besar. Bahkan batu bara kita sangat banyak. Dari batu bara kita bisa hasilkan solar, bensin. Dari singkong, dari jagung,” pungkas Prabowo. (Bob/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya