Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SITUASI geopolitik dunia yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah harus menjadi alarm serius bagi Indonesia untuk segera memperkuat kemandirian energi nasional. Anggota Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Bias Layar, menilai bahwa ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak mentah maupun BBM dari kawasan Timur Tengah yang hari ini berkonflik berpotensi menimbulkan risiko besar terhadap stabilitas ekonomi nasional.
“Ketegangan di sekitar jalur energi global seperti Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur distribusi minyak dunia, dapat memicu lonjakan harga energi secara drastis. Jika konflik global semakin meluas, harga minyak dunia bahkan berpotensi menembus di atas angka US$100 per barel,” kata dia dikutip dari siaran pers yang diterima, Senin (9/3).
Kondisi tersebut, sambung Bias, tentu akan memberikan tekanan besar terhadap perekonomian nasional, mulai dari meningkatnya inflasi, kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga tekanan berat terhadap struktur APBN. Karena itu, dirinya mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah strategis dengan mengurangi ketergantungan impor minyak dari kawasan Timur Tengah dan memperluas kerja sama energi dengan negara lain di kawasan Amerika, Afrika, maupun Asia Pasifik.
Selain itu, pemerintah melalui Kementerian ESDM perlu mempercepat penguatan sektor energi nasional, termasuk mendorong perusahaan energi nasional Pertamina untuk mempercepat target produksi minyak nasional hingga 1 juta barel per hari.
“Langkah ini harus diiringi dengan pembangunan infrastruktur energi, peningkatan kapasitas penyimpanan cadangan BBM nasional, serta dukungan kebijakan fiskal yang memadai,” tegasnya.
Dirinya juga menegaskan bahwa momentum krisis geopolitik global harus dijadikan kesempatan untuk mempercepat kemandirian energi sebagaimana visi Presiden Prabowo Subianto, agar Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan sendiri di tengah dinamika geopolitik dunia.
“Saya di Parlemen siap mendukung pemerintah melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran demi memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga dan rakyat terlindungi dari dampak krisis global,” pungkasnya. (E-4)
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Tantangan utama Indonesia bukan pada kekurangan sumber daya, melainkan bagaimana mengorkestrasi sumber daya menjadi kapasitas nyata.
Peringatan May Day didorong menjadi ajang refleksi kedewasaan kolektif antara buruh dan pengusaha guna membangun keseimbangan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Penasihat Khusus Presiden Dudung Abdurachman mendatangi Istana untuk bertemu Presiden Prabowo. Bahas geopolitik hingga kerja sama pertahanan AS
Iran kembali menutup Selat Hormuz dan menuding blokade AS sebagai pemicu. Ketegangan meningkat dan berdampak pada pelayaran serta pasar energi global.
Fokus utama dari kesepakatan tersebut tetap pada penguatan kemitraan strategis.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
KEMENTERIAN Luar Negeri Iran pada Selasa (21/4) mengecam keras penyitaan kapal kargo berbendera Iran oleh pasukan Amerika Serikat (AS),
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menyatakan bahwa upaya untuk mengambil kembali persediaan uranium Iran yang telah diperkaya akan menjadi proses yang tidak mudah.
Donald Trump menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran sampai tercapai kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik Timur Tengah.
Militer Israel konfirmasi keaslian foto tentaranya hancurkan patung Yesus di Libanon selatan. Insiden ini memicu kecaman keras dari berbagai pihak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved