Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Pasar global di luar ekspektasi merespons ancaman tarif terbaru dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan cukup tenang. Head of Research and Chief Economist Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto mengungkapkan sebagian besar indeks Asia ditutup menguat kemarin, dengan Nikkei Jepang naik 0,3% dan Hang Seng Hong Kong menguat 1,1%.
"Pasar tampak merasa tenang dengan sikap pemerintahan AS yang semakin fleksibel, menafsirkan langkah ini sebagai penundaan kembali terhadap tarif resiprokal yang sebelumnya dijadwalkan pada 9 Juli," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (9/7).
Dalam negeri, indeks harga saham gabungan (IHSG) Indonesia juga naik tipis 0,1% ke level 6.904,4 pada penutupan perdagangan kemarin, Selasa (8/7), meski arus keluar dana asing masih berlanjut dan mencapai total Rp980,92 miliar.
Rully mengatakan IHSG menunjukkan indikasi kekuatan bullish jangka pendek, dengan sinyal teknikal yang positif. Support pertama berada di 6,855.57, dan support kedua di 6,808.96, yang akan menjadi area penting untuk menguji ketahanan harga jika terjadi koreksi.
"Resistance pertama berada di 6,943.23, dan resistance kedua di 6,984.28, yang menjadi level kunci untuk melanjutkan kenaikan," katanya.
Jika IHSG dapat menembus resistance pertama dan kedua, lanjutnya, ada peluang untuk melanjutkan tren naik jangka pendek. Namun, jika koreksi terjadi dan support ditembus, potensi penurunan menuju level support yang lebih rendah cukup besar.
Rully berpandangan pasar pada umumnya telah mengantisipasi kemungkinan bahwa kesepakatan dagang dengan AS tidak akan tercapai sebelum tenggat waktu yang relatif singkat. Mengingat kompleksitas negosiasi, para investor memperkirakan kesepakatan akhir akan memerlukan waktu lebih lama untuk terwujud.
Perpanjangan tenggat waktu tarif oleh Presiden Trump, yang terbaru menggeser tanggal implementasi dari 9 Juli ke 1 Agustus semakin memperkuat keyakinan bahwa penundaan lebih lanjut atau kompromi di menit-menit akhir sangat mungkin terjadi.
Di satu sisi, data ekonomi AS yang solid, termasuk pertumbuhan lapangan kerja yang stabil dan inflasi yang rendah, turut membantu menjaga sentimen pasar di tengah ketegangan perdagangan yang masih berlangsung. (E-3)
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved