Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan dengan lebih pastinya arah suku bunga kebijakan negara maju, khususnya dari Amerika yaitu Fed Fund Rate (FFR), Bank Indonesia melihat kemungkinan FFR akan mulai turun pada semester II 2024.
Semula Bank Indonesia memperkirakan tingkat suku bunga FFR akan turun dua kali, menjadi tiga kali penurunan dengan total 65 basis poin.
"Bacaan kami lebih mendasarkan kepada asesmen ekonomi Amerika, kondisi tenaga kerja dan inflasi inti Amerika, serta pernyataan-pernyataan resmi dari FOMC (rapat pejabat The Fed)," kapa Perry pada Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Januari 2024, Rabu (17/1).
Baca juga: BI Tahan BI Rate 6,00% di Awal 2024
Bank Indonesia juga melihat bahwa pasar mengantisipasi Fed Fund Rate kemungkinan bisa turun lebih cepat di ujung triwulan II 2024, bahkan dengan tingkat penurunan yang lebih tinggi.
Peri katakan, di pasar ada yang memperkirakan penurunan Fed Rate bisa 4 kali dengan total 1%, bahkan lebih tinggi. Tapi skenario dasar BI lebih mendasarkan pada asesmen mengenai kondisi ekonomi Amerika, pasar tenaga kerja dan khususnya inflasi inti/ Core Personal Consumption Expenditure (PCE).
Baca juga: The Fed Belum Akan Turunkan Suku Bunga, BI Rate Diperkirakan Bertahan di 6 Persen
"Sehingga itu baseline-nya dengan like a look-nya seperti pasar. Tapi kami mulai semester 2 melihat Fed Fund Rate akan turun, tiga kali, 75 basis poin. Oleh karena itu, kami perkirakan dan sudah kelihatan penguatan dolar AS terhadap Rupiah mulai berhenti, bahkan ada kecenderungan dolar AS melemah," kata Perry.
Masih adanya ketidakpastian waktu dan besaran (magnitude) penurunan Fed Fund Rate, membuat pasar bergerak on dan off, menunjukkan ketidakpastian yang mereda, tetapi sewajarnya pasar pasti masih ada volatilitas.
Oleh karena itu BI memperkirakan nilai tukar rupiah meski dalam jangka pendek fluktuatif, tetapi trennya akan menguat, karena kebijakan BI lebih melihat tren.
"Tentu BI akan menjaga stabilitas dalam jangka pendek tetapi trennya rupiah akan menguat," kata Perry.
Dari sisi fundamental, semua indikator mendukung penguatan nilai tukar Rupiah. Sedangkan yang belum mendukung yaitu kondisi global yang memang meski mereda, ketidakpastian tetap ada.
"dengan bacaan Bank Indonesia mengenai kondisi ekonomi global, nilai tukar rupiah meski dalam jangka pendek masih berserakan naik dan turun, trennya akan menguat, mengikuti juga semakin meredanya kondisi global, dan semakin besarnya portfolio in flow/ aliran dana masuk dan konsistensinya kebijakan Bank Indonesia," kata Perry. (Try/Z-7)
Nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah ke Rp17.326 per dolar AS dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah dan peningkatan permintaan aset safe haven.
Guna menjaga ketahanan ekonomi, produktivitas sektor pertanian harus tetap terjaga melalui langkah-langkah antisipasi yang terukur.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan fundamental ekonomi RI tetap kuat meski Rupiah tembus Rp17.300 per Dolar AS. Simak analisis dan strategi stabilisasinya.
Kehadiran BEKISAH menjadi wujud ikhtiar Bank Indonesia untuk menebar maslahat, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tren kenaikan harga minyak global yang tembus US$100 bpd menambah tekanan terhadap fiskal.
Nilai tukar Rupiah menyentuh Rp17.300 per USD akibat ketidakpastian global. BI perkuat intervensi dan pastikan cadangan devisa tetap kuat.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved