Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGELOLA keuangan terkadang menjadi sesuatu hal yang sulit dilakukan oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan adanya ketimpangan dalam hal pemasukan dan pengeluaran yang semestinya dapat dikelola dengan lebih baik lagi.
QWP Financial Planner, Insurance Consultant, Enterpreneur, Robert Agustinus memberikan beberapa tips yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mengelola keuangan dengan bijak. Hal ini disampaikan dalam acara OBROLAN PINTAR bertajuk “Build Your Future, Be Smart About Money” di kanal YouTube Media Indonesia, Sabtu (26/3).
Pertama, pencatatan pemasukan dan pengeluaran menjadi dasar bagi masyarakat untuk mengelola keuangan. Menurutnya, hal ini jadi penting dan terkadang luput dari perhatian masyarakat.
"Jika mendapatkan uang pemasukan harus dicatat. Lalu kita catat juga pengeluarannya. Ini simpel banget tapi sulit dilakukan. Ini memang kebiasaan, jadi harus dibiasakan sejak dini. Jika masih mendapat uang saku harus dicatat, begitu pula yang sudah bekerja harus dicatat gaji dan juga jika mendapat keuntungan dari jasa titip atau open pre order juga harus dicatat," kata Robert.
Setelah mencatat pemasukan, catat juga pengeluaran yang dilakukan karena ini sering sekali terjadi kebocoran dalam hal pengeluaran ini. Dia pun menyarankan, pengeluaran itu harus dicatat berdasarkan biaya hidup terlebih dahulu.
"Paling simpel itu ada metode 50% pengeluaran kita untuk biaya hidup rutin, 30% investasi atau nabung dan 20% untuk gaya hidup," tuturnya.
Robert menambahkan, setelah pemasukan dan pengeluaran tercatat dengan baik, masyarakat dapat membandingkan lebih besar mana antara pemasukan dan pengeluaran ini.
Menurutnya, hal yang ideal adalah pemasukan harus lebih besar dibandingkan pengeluaran. Jika terjadi hal sebaliknya, masyarakat dapat memperkecil pengeluaran atau memperbesar pemasukan agar menghindari ketimpangan.
Dia pun memberikan tips bagi masyarakat khususnya yang masih berusia muda untuk melakukan beberapa hal yang dapat memaksimalkan pengelolaan keuangan mereka.
"Untuk yang masih berusia 20 tahun, perbanyak explore kemampuan dan jangan overthinking. Jadi kalian cari passion di mana dan hubungkan passion tersebut untuk dimonetize jadi pemasukan dan mencari marketnya. Jangan terlalu takut mencoba hal baru. Kita juga bisa bangun networking seluas-luasnya," ujar Robert.
Dia pun mengatakan bahwa hal yang tak kalah penting ialah melakukan investasi. Menurutnya, melek investasi dan finansial kini telah menjadi hal yang penting untuk dilakukan dan jangan menunggu nanti.
'Jadi kita mulai catat pengeluaran, pemasukan dan kelola keuangan kita. Nah kalau ada surplus kalau pemasukan lebih besar dari pengeluaran bisa dijadikan investasi. Ini dapat dilakukan lewat berbagai instrumen, bisa saham, reksa dana, logam mulia, deposito dan lainnya," tegasnya.
"Tujuan investasi ini untuk mencapai tujuan finansial kita baik itu mau nonton konser Justin Bieber, beli iPhone, dan lainnya. Tentu instrumen ini kita sesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan," sambung Robert.
Robert menuturkan bahwa jika masih berusia muda, sebaiknya masyarakat mengurangi pembelian untuk barang konsumtif dan perbanyak pembelian barang produktif agar dapat menjadikan barang yang dibeli menjadi berguna untuk pengelolaan keuangan yang lebih baik nantinya. (OL-13)
KEMENTERIAN Agama mendorong percepatan pelaksanaan pengadaan barang/jasa (PBJ) tahun 2026 dengan menekankan prinsip integritas, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.
Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung bagaimana koperasi mengelola usaha, memberdayakan anggotanya, dan menjaga keseimbangan antara fungsi sosial dan kegiatan ekonomi.
Kombinasi teknologi mutakhir dan kualitas SDM yang mumpuni menjadi kunci sukses perusahaan dalam mencatatkan laba dan memperbaiki tata kelola keuangan.
Pendekatan represif atau penindakan semata tidak akan menyelesaikan maraknya rokok ilegal jika tidak dibarengi dengan solusi kebijakan yang inklusif bagi petani dan pengusaha kecil.
Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen kuat Unpad dalam membangun tata kelola yang bersih, transparan dan akuntabel.
Pastikan seluruh rekomendasi BPK ditindaklanjuti untuk perbaiki tata kelola pemerintahan.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Psikolog Devi Yanti membagikan panduan memilih tempat penitipan anak (daycare) yang aman, legal, dan transparan guna mencegah kekerasan pada anak.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Dokter estetika dr. Dewita Kamaruddin menyarankan jamaah haji gunakan SPF 50-80 untuk proteksi maksimal di cuaca ekstrem Tanah Suci. Simak tips lengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved