Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak mentah menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa 25/8 pagi WIB), karena badai kembar menuju Teluk Meksiko dan diperkirakan menyerang akhir pekan ini. Hal ini memaksa perusahaan menutup lebih dari setengah produksi minyak lepas pantai di kawasan itu. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober ditutup pada 45,13 dolar AS per barel, naik 78 sen atau 1,76 persen. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) bertambah 28 sen atau 0,66 persen menjadi 42,62 dolar AS per barel.
Perusahaan-perusahaan energi menutup lebih dari satu juta barel per hari (bph) pasokan minyak mentah lepas pantai di Teluk Meksiko AS, dan mengevakuasi lebih dari 100 anjungan produksi karena ancaman badai kembar dari Badai Tropis Marco dan Laura. Marco mencapai pantai pada Senin (24/8/2020), dan Laura diperkirakan akan melaju kencang menjadi Topan dan melanda kawasan Teluk Meksoko pertengahan minggu ini. Bensin berjangka AS melonjak sekitar tujuh persen karena pabrik-pabrik penyulingan menganggur sebagai tindakan pencegahan.
"Seperti yang sering terjadi dalam kompleks energi, perkembangan yang bullish pada produk dapat menjadi bearish bagi minyak mentah berjangka karena permintaan minyak mentah dari penyuling dibatasi," kata Jim Ritterbusch dari Ritterbusch and Associates.
Badai juga dapat membatasi ekspor AS. Keuntungan Brent melampaui minyak mentah AS di tengah ekspektasi bahwa negara lain mungkin dapat meningkatkan ekspor sementara fasilitas di Teluk ditutup.
baca juga: Banpres Produktif Meluncur
"Karena AS adalah eksportir utama, beberapa pasokan yang biasanya kami ekspor akan tertahan di pelabuhan," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group di Chicago. Itu akan mengimbangi apa yang hilang dalam produksi," lanjut Jim.
Motiva Enterprises memulai persiapan untuk menutup Port Arthur, Texas, kilang minyak mentah terbesar di negara itu. (OL-3)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
IHSG ditutup anjlok 3,38% ke level 7.129 akibat lonjakan harga minyak dan kekhawatiran pasokan energi global. Outlook bank RI juga ditekan Fitch.
Iran menyita kapal MSC Francesca dan Epaminondas di Selat Hormuz di tengah blokade AS, memicu lonjakan harga minyak dunia dan ketegangan diplomatik.
Kedutaan Besar Rusia di Indonesia menegaskan bahwa isi pemberitaan tersebut tidak menggambarkan pernyataan resmi secara utuh.
Ia menuturkan, sebagai net-importir minyak dengan lifting sekitar 600 ribu barel per hari dan konsumsi mencapai 1,6 juta barel per hari.
Ekonom Mohamed A. El-Erian soroti risiko blokade Selat Hormuz yang picu lonjakan harga energi, helium, dan pupuk akibat ketegangan AS-Iran.
Trump ancam blokade Selat Hormuz yang dibalas oleh Iran dengan peringatan keras. Harga minyak melonjak di atas US$100 per barel, memicu kekhawatiran baru di pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved