Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menilai target pertumbuhan ekonomi yang sebesar 5,3% terlalu tinggi. Ia menilai target tersebut tidak akan mudah dicapai jika melihat kondisi ekonomi global yang cenderung melambat dan pergerakan harga komoditas yang sangat fluktuatif.
"Saya yakin tidak akan mudah mencapainya tetapi bukan berarti tidak mungkin untuk bisa menuju 5,3%," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi XI, Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (28/8).
Baca juga: Sri Mulyani Akui Sulit Prediksi Nilai Tukar di Tahun Depan
Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu dibenahi, salah satunya sektor industri pengolahan. Jika industri pengolahan dibenahi, lanjut dia, itu bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi. "Kuncinya ada di sana, kalau industri pengolahan itu bergerak naik, karena share-nya besar sekali 19,5%," ucapnya.
Selain itu, lanjut dia, industri pengolahan kemudian bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Dengan begitu, pendapatan masyarakat pun akan naik yang kemudian bisa meningkatkan daya beli masyarakat.
"Kalau pendapatannya naik, daya belinya akan bagus selama inflasi terkendali. Jadi, saya lebih berharap di konsumsi rumah tangga yang agak dominan daripada berharap ke ekspor," ucapnya. (OL-8)
Menkeu Purbaya tegaskan ekonomi Indonesia masuk “survival mode”. Tak ada ruang kesalahan, pajak dan program akan diawasi ketat demi cegah krisis.
PEREKONOMIAN Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2025 tumbuh 5,14% (year-on-year), melampaui rata-rata nasional sebesar 5,1%.
Pemerintah optimistis target investasi Rp2.041 triliun di 2026 tercapai. Realisasi awal tahun sudah Rp498,8 triliun, didorong minat kuat investor global.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75% dan memperkuat intervensi pasar demi menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan tekanan ekonomi dunia.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah saat ini menjalankan strategi ekonomi dalam “mode bertahan (survival mode) di tengah ketidakpastian global.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa proyeksikan ekonomi RI tumbuh hingga 6% di 2026 saat IMF-World Bank Meeting. Simak strategi hadapi guncangan global.
KOTA Bandung kembali mencatatkan peran strategis di tingkat nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) RI resmi meluncurkan dan mensosialisasikan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Bandung.
BPS menerapkan klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI) sebagai upaya dalam menyelaraskan sistem perizinan usaha
Bahkan setelah data dipublikasikan, proses belum berhenti karena masih ada tahap evaluasi untuk memastikan kualitas dan perbaikan.
INFLASI yang terjaga dalam rentang toleransi dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
BPS mencatat produksi gula 2025 naik jadi 2,67 juta ton, konsumsi rumah tangga turun, namun Indonesia masih bergantung pada impor 3,93 juta ton.
BADAN Pusat Statistik (BPS) Provinsi DI Yogyakarta tengah mematangkan persiapan untuk melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2026, untuk menangkap pergeseran struktur ekonomi DIY.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved