Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARIWISATA Indonesia bukan hanya menyuguhkan keindahan alam tetapi juga ragam aktivitas berbasis budaya. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Nah, bagi Anda yang berencana mencari acara menarik di bulan Agustus bisa disontek ragam event berbasis budaya yang dikenal dengan sebutan Karisma Event Nusantara (KEN). Berikut rekomendasinya;
Jember Fashion Carnaval (JFC) menjadi salah satu kegiatan berbasis budaya yang selalu ditunggu setiap tahunnya. JFC merupakan pertunjukkan seni atraksi karnaval berbasis budaya dan kreativitas kreator lokal menampilkan busana-busana yang terinspirasi dari budaya nusantara. Tahun ini JFC bakal bergulir pada 1-4 Agustus 2024.
Baca juga : Dieng Culture Festival 2024 Bakal Digelar Agustus
Perpaduan nilai kreativitas fashion disuguhkan dalam kemasan parade karnaval. Puluhan model dan talenta berbakat di Indonesia akan berkumpul, mereka akan berlenggak-lenggok di jalan utama kota Jember (dekat Alun-alun kota Jember) sepanjang 3,6 km, menggunakan kostum yang tidak biasa dan dirancang khusus untuk gelaran tersebut.
JFC dikenal sebagai salah satu kegiatan karnaval berbasis budaya terbesar di dunia, berjejer dengan karnaval Rio de Janeiro di Brasil. Tahun ini, JFC akan mengangkat tema Algorithm, bakal ada sepuluh defile (arak-arakan) tematik dalam kegiatan tahun ini, termasuk tema wayang, zodiak hingga climate.
Tahun ini Festival Budaya Lembah Baliem bakal memasuki tahun ke-32 dan akan digelar pada 7-10 Agustus 2024. Digelar di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, festival ini sangat cocok bagi yang ingin melihat lebih dekat kebudayaan Papua dengan latar belakang keindahan alam yang luar biasa.
Baca juga : Jawa Barat Dorong Pengembangan Potensi Wisata di 27 Kabupaten Kota
Dalam festival bakal ditampilkan jejak peradaban nenek moyang suku Hubuta melalui atraksi kolosal perang-perangan, permainan olahraga Sikoko dan Puradan, sebuah permainan yang mengasah keterampilan melempar tombak. Selain itu ada juga atraksi karapan babi hingga memasak khas Papua yaitu bakar batu, ada pula pagelaran seni tari dan permainan musik tradisional pikon.
Pada puncak acara, akan ditampilkan karnaval budaya nusantara sebagai wujud kecintaan terhadap negara dan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.
Kegiatan berbasis budaya yang juga tidak boleh terlewatkan pada Agustus ini adalah Dieng Culture Festival akan berlangsung di Kompleks Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Jawa Tengah pada 23-25 Agustus 2024. Pada kegiatan ini pengunjung bakal disuguhkan pertunjukkan yang memadukan keindahan alam, keunikan budaya dan tradisi di dataran tinggi Dieng.
Baca juga : Gandeng Kapal Wisata, Sudamala Resorts Promosikan Potensi Pariwisata LombokĀ
Ragam kegiatan bakal terlaksana selama tiga hari penyelenggaraan, mulai dari pagelaran kesenian, konser musik jazz hingga penerbangan lampion di datarang tinggi Dieng. Pun akan dilaksanakan tradisi cukur rambut anak gimbal Dieng.
Tahun ini Dieng Culture Festival mengangkat tema ‘Journey of Culture’, dan bagi anda yang tertarik datang ke festival tersebut siapkan pakaian tebal karena beberapa kegiatan bakal berlangsung di malam hari dengan suhu udara Dieng yang bisa mencapai titik 0 derajat celcius.
Bergeser ke wilayah Sumatra, tepatnya pada 14-18 Agustus akan terselenggara Festival Perahu Bidar Tradisional di Sungai Musi, Palembang, Sumatra Selatan. Pada kegiatan itu Anda akan melihat keseruan masyarakat Palembang beradu kecepatan melintasi Sungai Musi dengan Perahu Bidar.
Perahu Bidar berukuran panjang 29 meter akan didayung oleh 55 orang dan dua orang penyemangat yang menjadikan suasana menjadi meriah. Selain kegiatan lomba perahu, ada juga gelar wicara terkait acara tersebut. Parade perahu motor hias yang akan berkeliling Sungai Musi selama festival berlangsung pun akan diadakan.(M-3)
Program Mudik ke Jakarta yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat respons positif dan dinilai memberi dampak nyata bagi para mitra selama periode Lebaran 2026
KBRI Warsawa sukses gelar FamTrip 2026 untuk tour operator Polandia guna promosikan destinasi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pasar potensial Eropa.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Grand Honors 2026.
Dewan Pakar Pariwisata Taufan Rahmadi menekankan pentingnya destinasi alternatif di Labuan Bajo untuk cegah overtourism dan menjaga ekosistem Komodo.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa.
PEMERHATI sosial dan budaya, Agus Widjajanto mengungkap nenek moyang telah meninggalkan warisan luhur yang tidak pernah dimiliki oleh bangsa-bangsa lain, berupa ajaran dan laku luhur.
WTC Jakarta dan WTCA mengintegrasikan seni dalam ekosistem bisnis untuk memperkuat hubungan internasional dan mendorong ekonomi kreatif Indonesia.
Grab Indonesia dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta gelar GrabX Mini Festival 2026 di Kota Tua, hadirkan inovasi AI untuk dukung UMKM dan budaya lokal.
Pertanyaan "Kapan Nikah" saat Lebaran sering dianggap toxic. Pakar Psikologi UGM menjelaskan alasan di balik fenomena artefak budaya kolektif ini. Cek di sini!
DI antara isu yang mengguncang dunia Islam dari Maroko di barat hingga Indonesia di timur adalah sekularisme, baik sekularisme politik maupun kultural.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved