Sinergi Teknologi AI dan Budaya Betawi dalam Mini Festival di Kota Tua

Basuki Eka Purnama
21/4/2026 05:11
Sinergi Teknologi AI dan Budaya Betawi dalam Mini Festival di Kota Tua
GrabX Mini Festival di Kota Tua pada 8 April 2026.(MI/HO)

KAWASAN bersejarah Kota Tua Jakarta menjadi saksi perpaduan apik antara inovasi teknologi masa depan dan kekayaan tradisi masa lalu. Grab Indonesia, bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, sukses menyelenggarakan GrabX Mini Festival pada 8 April 2026. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian besar peluncuran fitur tahunan GrabX 2026.

Mengusung semangat sebagai "Your Everyday Guide", festival ini mengundang lebih dari 150 konten kreator dari berbagai negara di Asia Tenggara. Tujuannya jelas: memperkenalkan kekayaan budaya lokal Indonesia ke panggung dunia melalui sentuhan teknologi digital yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Eksplorasi Budaya yang Imersif

Para peserta diajak menyelami identitas Jakarta melalui perjalanan imersif. Mulai dari mengeksplorasi lorong-lorong penuh sejarah di Museum Sejarah Jakarta hingga mengikuti workshop mewarnai wayang di Museum Wayang. Suasana semakin hidup dengan penampilan seni khas Betawi seperti Keroncong Kemayoran, Tari Yapong, hingga arak-arakan Ondel-ondel.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Jakarta. "Rangkaian acara ini memperluas akses terhadap budaya Jakarta melalui pendekatan yang relevan dengan teknologi, sekaligus menyambut momentum Jakarta 5 Abad sebagai kota global yang berbudaya," ujarnya.

Data Utama GrabX Mini Festival 2026

Kategori Detail Informasi
Tanggal Pelaksanaan 8 April 2026
Lokasi Kawasan Kota Tua, Jakarta
Peserta 150+ Konten Kreator se-Asia Tenggara
Inovasi Teknologi 13 Fitur AI (termasuk GrabDiscover & GrabMaps)
Fokus Utama Local Life, Effortless Travel, Pemberdayaan UMKM

Teknologi AI sebagai Pemandu Lokal

Dalam festival ini, Grab mendemonstrasikan bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat mempermudah wisatawan menjelajahi kota. Melalui fitur GrabDiscover dan GrabMaps, para kreator mendapatkan rekomendasi yang personal, kontekstual, dan real-time untuk menemukan titik-titik menarik di Jakarta secara praktis.

Iki Sari Dewi, Director of Territory Jabo & ID Central Operations Grab Indonesia, menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk mendekatkan pengguna dengan kehidupan lokal.

"Kami ingin menunjukkan bagaimana Grab membantu masyarakat dan wisatawan menikmati kekayaan budaya, sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM lokal melalui platform digital," tuturnya.

Mendorong UMKM ke Kancah Global

Tidak hanya soal visual dan teknologi, GrabX Mini Festival juga menjadi ajang diplomasi kuliner. Grab menghadirkan 12 Mitra Merchant GrabFood Bintang Lima dan GrabMart terkurasi yang telah teruji kualitasnya oleh jutaan pengguna. Kehadiran kuliner legendaris ini memberikan pengalaman rasa yang autentik bagi para tamu mancanegara.

Melalui inisiatif ini, Grab menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi antara teknologi dan budaya. Dengan menghubungkan pelaku UMKM lokal ke audiens internasional, GrabX Mini Festival 2026 menjadi bukti nyata bagaimana inovasi digital dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Indonesia. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya