Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA menciptakan maestro seni ukir kelas dunia menjadi salah satu fokus penting dalam penguatan budaya nasional. Hal ini mengemuka dalam Forum Diskusi Denpasar 12, yang bertepatan dengan pembukaan Pameran Tatah: Seni Ukir Jepara yang digelar di Museum Nasional pada 29 April hingga 25 Juli 2026.
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa yang memiliki nilai historis, filosofis, sekaligus ekonomi.
"Ketika kita berbicara seni ukir, ini tidak bisa dilepaskan dari kekayaan dan identitas budaya, khususnya seni ukir Jepara. Namun secara umum, seni ukir tradisional Indonesia tersebar dari Sabang sampai Merauke dengan kekhasan masing-masing," kata Lestari dalam Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (29/4).
Ia menjelaskan bahwa ragam seni ukir di Indonesia mencerminkan kearifan lokal yang beragam, mulai dari motif khas Jepara, ukiran Bali, seni ukir Asmat, hingga ukiran Dayak di Kalimantan yang kaya pola geometris. Keberagaman ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam melahirkan maestro ukir berkelas dunia.
Menurutnya, perkembangan seni ukir di Indonesia tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses panjang, dari teknik sederhana hingga keterampilan kompleks yang melibatkan pemahatan detail dan pemahaman ruang. Selain itu, pengaruh akulturasi budaya juga turut memperkaya bentuk dan gaya ukiran yang ada saat ini.
Lestari juga menyoroti pentingnya pengakuan internasional terhadap seni ukir Jepara sebagai warisan budaya dunia. Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi adalah adanya sistem transmisi pengetahuan yang terdokumentasi dengan baik dari para maestro kepada generasi penerus.
"Salah satu tantangan kita adalah memastikan jejak sejarah dan proses pewarisan ini terekam dengan baik. Pameran Tatah hari ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa proses itu masih berjalan," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan perlunya keseimbangan antara nilai seni dan nilai ekonomi dalam pengembangan seni ukir. Menurutnya, seni ukir tidak boleh terjebak semata pada komersialisasi, tetapi juga harus tetap menjaga nilai budaya dan filosofi yang terkandung di dalamnya.
"Seni ukir Jepara adalah representasi identitas budaya bangsa, warisan nilai dan pengetahuan leluhur. Ia harus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan jati dirinya," tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang terbuka untuk memperkuat komitmen bersama dalam pembangunan budaya, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak maestro seni ukir Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.
Dengan penguatan dokumentasi, regenerasi, serta inovasi berbasis tradisi, seni ukir Indonesia diyakini tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu menjadi kekuatan budaya yang mendunia. (Fik/P-3)
Suwarno menilai bahwa dalam konteks kekinian, kelahiran maestro tidak bisa lagi sepenuhnya diserahkan pada proses organik seperti masa lalu.
TANTANGAN yang dihadapi seni ukir Jepara harus dihadapi bersama. Salah satunya dengan membangkitkan semangat generasi muda untuk melestarikannya.
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan resmi menetapkan 16 objek baru sebagai Cagar Budaya sepanjang tahun 2025.
Serangan udara AS dan Israel di pusat Teheran menyebabkan kerusakan pada Istana Golestan, situs warisan dunia UNESCO.
Pasar Rakyat Dugderan yang diselenggarakan khusus sejak sepekan jelang Ramadan, menjadi saya tarik bagi warga untuk berkunjung,
Ketua Badan POM Taruna Ikrar mengatakan, jamu tidak pernah sekadar soal nostalgia. Ia memandang jamu sebagai warisan pengetahuan, kekayaan biodiversitas, sekaligus potensi ekonomi kreatif.
PAMERAN imersif Skullpanda: Cage-uncage siap menyapa para penggemar di National Museum of Singapore mulai 12 Desember 2025 hingga 22 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved