Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Dulu Gendong, Sekarang Nongkrong : Wajah Baru Jamu di Indonesia
DI sudut Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, kawasan yang lekat dengan denyut gaya hidup urban, jamu menemukan wajah barunya. Bukan lagi sekadar minuman tradisional yang diwariskan dari dapur ke dapur, tetapi pengalaman budaya yang dirayakan, dikurasi, dan dihadirkan dengan bahasa zaman.
Ketua Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), Taruna Ikrar, mengatakan semakin populernya jamu di berbagai kalangan, termasuk yang dihadirkan dalam wujud cafe, menjadi sebuah penanda bahwa jamu tengah melangkah ke babak baru sejarahnya. Bagi Taruna, jamu tidak pernah sekadar soal nostalgia. Ia memandang jamu sebagai warisan pengetahuan, kekayaan biodiversitas, sekaligus potensi ekonomi kreatif.
"Selama ini jamu itu terkesan pahit, tradisional, dan tidak punya penampakan kelihatannya kurang bersih. Tapi dengan hari ini di acaraki, kita buktikan bahwa kekayaan yang telah terdaftar di UNESCO yang memiliki nilai ekonomi yang sangat besar, ditambah dengan nilai budaya yang luar biasa," kata Taruna dalam peresmian Cafe Jamu Indonesia acaraki di PIK 2, Banten, Rabu (4/2).
Taruna Ikrar mengapresiasi langkah acaraki yang mengembangkan jamu secara bertanggung jawab dan patuh terhadap ketentuan. Bagi dia, inovasi berbasis bahan alam hanya akan bermakna jika tetap mengedepankan keamanan dan mutu. Kepercayaan publik terhadap jamu Indonesia, kata Taruna, dibangun dari kepastian standar bukan semata klaim.
Secara personal, Taruna Ikrar memberi contoh yang sederhana namun bermakna. Setiap pagi, ia rutin mengkonsumsi jamu jahe. Sebuah kebiasaan yang mencerminkan keyakinannya bahwa budaya minum jamu adalah tradisi baik yang tidak boleh hilang. Ia harus diwariskan, dengan bahasa dan pendekatan yang relevan dengan zaman.
Sementara itu, Founder acaraki, Jony Yuwono, menyampaikan Cafe Jamu Indonesia yang dihadirkan acaraki mengusung konsep Jamu Experience Cafe. Pengunjung diajak memahami filosofi jamu, tentang jampi (doa), oesodo (kesehatan), dan pengetahuan lintas generasi sekaligus menikmati inovasi yang dikemas dengan selera masa kini.
"Kalau misalnya ditanya apakah Acarakki mencoba bersaing dengan jamu gendong? Enggak. Target kita adalah kita mau bersaing, supaya anak-anak muda kita janganlah nongkrong di kafe, nongkrongnya di kedai jamu. Suasananya udah cukup nyaman di sini," terang Jony.
Selain mengubah gaya hidup anak-anak muda menjadi lebih baik, Jony berharap kehadiran Cafe Jamu ini juga bisa jadi upaya dalam memanfaatkan kekayaan alam serta melestarikan budaya yang dimiliki Indonesia. (H-3)
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa.
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan resmi menetapkan 16 objek baru sebagai Cagar Budaya sepanjang tahun 2025.
Serangan udara AS dan Israel di pusat Teheran menyebabkan kerusakan pada Istana Golestan, situs warisan dunia UNESCO.
Pasar Rakyat Dugderan yang diselenggarakan khusus sejak sepekan jelang Ramadan, menjadi saya tarik bagi warga untuk berkunjung,
PAMERAN imersif Skullpanda: Cage-uncage siap menyapa para penggemar di National Museum of Singapore mulai 12 Desember 2025 hingga 22 Februari 2026.
Studi terbaru mengungkap sistem pertahanan Venesia memiliki batas waktu. Pilihannya sulit, membangun tembok raksasa atau memindahkan kota ke daratan.
Meskipun menyandang status warisan budaya UNESCO, konsumsi baguette di Prancis terus merosot. Dari persaingan roti Amerika hingga tren 'neobaker'.
Dampak konflik Timur Tengah di Iran akibatkan kerusakan 56 situs budaya, 30 universitas, dan 55 perpustakaan. UNESCO konfirmasi kerusakan warisan dunia akibat serangan udara.
Gerakan perempuan Indonesia memiliki keunggulan global yang khas, yaitu tumbuh dalam keberagaman agama, etnis, budaya, dan sosial.
Namun, transformasi ini harus dilakukan selektif dan berbasis kesiapan institusi agar tetap menjaga karakter utama pendidikan vokasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved