FHTB 2026: Pameran Hospitality dan F&B Terbesar di Indonesia Timur Siap Digelar

Basuki Eka Purnama
17/4/2026 17:09
FHTB 2026: Pameran Hospitality dan F&B Terbesar di Indonesia Timur Siap Digelar
Food, Hotel & Tourism Bali(MI/HO)

SEKTOR industri hospitality serta makanan dan minuman (Food and Beverage/F&B) bersiap menyambut ajang bergengsi Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Memasuki edisi ke-14, pameran internasional terdepan di kawasan Indonesia Timur ini akan kembali menjadi pusat inovasi dan ekspansi bisnis pariwisata nasional.

Diselenggarakan oleh PT Pamerindo Indonesia, FHTB 2026 dijadwalkan berlangsung pada 28-30 April 2026 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Selama tiga hari, Pulau Dewata akan bertransformasi menjadi titik temu strategis bagi pemasok global, pelaku usaha HoReCa (Hotel, Restaurant, and Cafe), hingga importir internasional.

Katalis Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata

Bali tetap menjadi magnet utama pariwisata Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Desember 2025, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,41 juta atau naik 14,43% secara tahunan (y-on-y). Bali sendiri berkontribusi signifikan dengan total 5,25 juta kunjungan sepanjang 2025, yang mewakili lebih dari 44% total kedatangan internasional ke tanah air.

Meysia Stephanie, Portfolio Director FHTB, menegaskan bahwa pameran ini bukan sekadar ajang dagang. "FHTB 2026 akan menjadi panggung utama bagi pelaku usaha untuk melihat pesatnya perkembangan industri. Ini adalah platform penting untuk ekspansi usaha, kemitraan strategis, serta penetrasi pasar Indonesia Timur yang menjanjikan," ujarnya.

Informasi Penyelenggaraan FHTB 2026
Tanggal 28 - 30 April 2026
Lokasi Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC)
Peserta 200+ Perusahaan Global dari 14 Negara
Target Pasar HoReCa, Distributor, Importir, Retail

Inovasi Produk dan Kompetisi Bergengsi

Tahun ini, lebih dari 200 perusahaan dari berbagai negara seperti Malaysia, China, Prancis, Singapura, hingga Italia akan memamerkan produk unggulan. Mulai dari makanan premium, peralatan food service, solusi kemasan, hingga kebutuhan retail. Nama-nama besar seperti Lotus Food Services, Alga Mattress, hingga Kewpie Indonesia dipastikan hadir dalam jajaran eksibitor.

Tak hanya pameran produk, FHTB 2026 juga menghadirkan rangkaian acara menarik yang menjadi daya tarik utama:

  • The 13th Salon Culinaire Bali: Kompetisi memasak bergengsi oleh Bali Culinary Professional (BCP). Tahun ini menghadirkan kembali Dewata Gastronomy Challenge yang telah vakum selama 8 tahun.
  • Barista Female Creation: Kompetisi khusus barista perempuan untuk mendukung inklusivitas di industri kopi.
  • Wine Masterclass: Sesi edukasi oleh Indonesia Sommelier Association (ISA) Bali Chapter.
  • Sustainability Workshop: Fokus pada pengelolaan makanan berdampak sosial dan lingkungan oleh Scholars of Sustainable (SOS) Bali.

Fokus pada Keberlanjutan (Sustainability)

Menanggapi tren global, FHTB 2026 memberikan sorotan khusus pada Wellness Tourism dan praktik ramah lingkungan. Mengingat nilai pasar pariwisata berkelanjutan global diproyeksikan mencapai US$11,4 triliun pada 2032, FHTB berkomitmen mendorong industri yang lebih hijau melalui produk organik dan solusi efisiensi energi.

Proyeksi Pasar Sektor Hospitality & F&B
Sektor Proyeksi Pertumbuhan / Nilai Target Tahun
Belanja Konsumen F&B (Indonesia) Meningkat >5% per tahun Hingga 2030
Pasar Tiket Perjalanan Online (Indonesia) Mata Uang Rupiah senilai US$22 Miliar 2026
Pariwisata Berkelanjutan (Global) US$11,4 Triliun 2032

Pendaftaran Pengunjung

Bagi para profesional dan pelaku industri yang ingin menghadiri pameran ini, penyelenggara membuka akses masuk gratis melalui sistem pra-pendaftaran. Calon pengunjung dapat mendaftarkan diri melalui tautan resmi https://www.fhtbali.com/preregistration2026/ hingga tanggal 22 April 2026.

Dengan berbagai program mulai dari Business Matching hingga seminar industri, FHTB 2026 diharapkan menjadi katalisator penting dalam memperkuat daya saing industri hospitality Indonesia di kancah global, selaras dengan target transformasi Industri 4.0 pada 2030. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya