Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LABUAN Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) kini menghadapi tantangan besar terkait lonjakan kunjungan wisatawan yang berisiko memicu overtourism. Dewan Pakar Bidang Pariwisata dari BA Center, Taufan Rahmadi, menekankan pentingnya pemerintah segera mengembangkan destinasi alternatif guna menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di Taman Nasional Komodo.
Menurut Taufan, kebijakan pariwisata tidak boleh hanya terpaku pada pembukaan lokasi baru, melainkan harus mampu membangun ekosistem pariwisata yang utuh dan berkelanjutan. Pengembangan destinasi di luar ikon utama menjadi kunci agar beban kunjungan tidak menumpuk di satu titik.
"Concern saya adalah bagaimana setiap kebijakan pariwisata itu mampu membangun sebuah ekosistem pariwisata yang utuh. Labuan Bajo tidak hanya bergantung pada satu ikon saja, tetapi berkembang menjadi destinasi yang berlapis dengan beragam atraksi," ujar Taufan dalam keterangan resmi, dikutip Senin (20/4).
Untuk mewujudkan pemerataan kunjungan tersebut, Taufan merinci tiga hal mendasar yang wajib dipersiapkan oleh pemerintah:
| Pilar Utama | Fokus Pengembangan |
|---|---|
| Aksesibilitas & Konektivitas | Optimalisasi infrastruktur jalan, transportasi laut, dan integrasi antardestinasi agar wilayah di luar pusat Labuan Bajo mudah dijangkau. |
| Kurasi Produk Lokal | Mengemas potensi budaya, desa wisata, lanskap daratan, hingga wisata minat khusus (treking, geowisata) dengan narasi yang kuat. |
| Kualitas SDM | Standardisasi layanan masyarakat lokal agar wisatawan mendapatkan pengalaman keramahtamahan yang berkualitas sesuai harapan. |
Terkait pengelolaan Taman Nasional Komodo, Taufan menyarankan agar pemerintah tidak sekadar membatasi jumlah kedatangan secara kaku, melainkan menerapkan sistem distribusi wisatawan yang merata. Hal ini dapat dicapai melalui sistem manajemen kunjungan terintegrasi yang mengatur lokasi, waktu, dan jenis aktivitas secara digital.
Selain itu, ia mengusulkan penerapan strategi tarif yang adaptif. "Tarif yang berbeda berdasarkan waktu kunjungan, zona, atau eksklusivitas dapat menjadi instrumen untuk mengatur permintaan tanpa harus membatasi secara kaku," jelasnya.
Sebagai penutup, Taufan menegaskan bahwa arah baru pariwisata Labuan Bajo harus bergeser dari pendekatan kuantitas menuju kualitas. Menjaga kelestarian ekosistem adalah keharusan, namun memastikan roda ekonomi masyarakat lokal tetap berputar melalui diversifikasi destinasi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan pariwisata nasional. (Ant/Z-1)
Sejumlah peserta mengikuti Komodo Ocean Swim 2026 di perairan Pulau Sebayur, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Kehadiran Masjid Nurlaila menjadi oase bagi masyarakat Dusun Naga yang selama ini beribadah dalam keterbatasan.
Jasaraharja menegaskan kesiapan pihaknya untuk mengembangkan produk asuransi yang adaptif dan inklusif sesuai karakteristik destinasi Labuan Bajo.
Insiden ini memicu desakan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola transportasi di wilayah penyangga Bandara Internasional Komodo.
Kebijakan pembatasan kunjungan ke Taman Nasional Komodo memicu polemik. BTNK fokus pada daya dukung lingkungan, sementara pelaku wisata keluhkan kesiapan sistem.
Puncak popularitas Lincoln’s Rock di Blue Mountains berujung penutupan. Ribuan turis menyerbu demi meniru foto Jennie Blackpink, memicu kekhawatiran keamanan dan lingkungan.
DALAM beberapa hari terakhir, Bali dituding overtourism.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun mengatakan pihaknya sedang mengupayakan pemerataan kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved