Program Mudik ke Jakarta Dongkrak Pariwisata

M Ilham Ramadhan Avisena
27/4/2026 19:39
Program Mudik ke Jakarta Dongkrak Pariwisata
Program Mudik ke Jakarta pada Lebaran 2026.(Dok. Antara)

PROGRAM Mudik ke Jakarta yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jakarta mendapat respons positif dan dinilai memberi dampak nyata bagi para mitra selama periode Lebaran 2026. Inisiatif tersebut tak hanya meningkatkan tingkat hunian dan transaksi, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi lokal serta memperkuat kolaborasi di sektor pariwisata.

Perwakilan ASTINDO DKI Jakarta, Rina, menyebut program tersebut membawa manfaat luas bagi pelaku industri, mulai dari maskapai, hotel, hingga berbagai destinasi hiburan di ibu kota.

"Program ini telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi para anggota travel agent dan kolaborator kami. Selama masa Lebaran 2026, kami mencatat peningkatan okupansi dan volume transaksi, aktivasi ekonomi lokal, serta penguatan sinergi B2B di Semarang dan Surabaya," ujar Rina dikutip pada Senin (27/4). 

Rina menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus menyempurnakan pola kolaborasi tersebut agar Jakarta tetap menjadi destinasi utama saat Lebaran. "Kami ASTINDO DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menyempurnakan model kolaborasi ini. Fokus kami adalah memastikan Jakarta tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin menikmati suasana kota yang lebih tenang namun penuh dengan atraksi menarik selama masa Lebaran," lanjutnya. 

Dampak serupa juga dirasakan oleh Citilink. Melalui pernyataan Tashia Scholz selaku Corporate Secretary & CSR Group Head, perusahaan mencatat peningkatan tingkat keterisian penumpang sekaligus efisiensi dalam penggunaan armada.

"Program Mudik ke Jakarta memberikan dampak positif bagi Citilink terhadap tingkat keterisian penumpang, sekaligus mendorong optimalisasi pemanfaatan armada secara lebih efisien," kata Tashia.

Keberhasilan program ini disambut baik oleh para kolaborator, yang berharap inisiatif serupa dapat terus dilanjutkan ke depan. Berdasarkan evaluasi bersama, ASTINDO DKI Jakarta menggarisbawahi tiga hal penting, yakni keberlanjutan program, pengembangan paket wisata yang lebih inovatif, serta dukungan pemerintah melalui infrastruktur, promosi digital, dan insentif fiskal.

Di sisi lain, Citilink juga menyatakan komitmen jangka panjang terhadap program ini sebagai bagian dari strategi memperkuat kinerja sekaligus mendorong pemulihan industri penerbangan.

"Ke depan, Citilink akan terus memanfaatkan program ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja perusahaan dan mendukung pemulihan serta pertumbuhan industri penerbangan secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Jakarta," pungkasnya. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya