Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TREN belanja daring menjadi salah satu yang mencuat di era digital. Model belanja daring pun semakin fleksibel dengan adanya platform e-commerce dan media sosial.
Meski demikian, banyaknya platform dan pelaku usaha di internet, memunculkan isu loyalitas pelanggan. Hal itu karena banyaknya barang sejenis yang dijual dan konsumen lebih mudah untuk berpindah haluan, terutama terkait dengan harga.
Podcaster dan Co-Founder Paberik Soeara Rakjat, Rizki Nugroho mengungkapkan, ada enam tips menjaga loyalitas pelanggan. Pertama, memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi. Kedua, jaga hubungan baik dengan konsumen. Ketiga, rencanakan pembuatan konten. Keempat, ciptakan konten yang otentik dan menarik.
"Kelima, jaga kualitas konten, produk dan layanan. Terakhir, selalu baca data untuk melakukan evaluasi kinerja," papar Rizki dalam webinar bertajuk Tips Digital: Membangun Loyalitas Pelanggan Via Media Sosial yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.
Konsultan Bisnis dan Praktisi Literasi Digital, Syarif Maulana menyebutkan, ada tiga etika dalam menjaga loyalitas pelanggan via media sosial. Pertama, hindari kalimat kalimat yang mengandung unsur negatif. Kedua, selalu jujur dalam memberikan informasi kepada pelanggan.
Terakhir, tanggung jawab dan konsekuen terhadap janji yang sudah diberikan kepada konsumen", jelas Syarif Maulana.
Baca juga : Tiktok Makin Digemari Untuk Kembangkan Bisnis, Ini Tips Manfaatkan Tiktok Ads
Ketua Program Studi Perdagangan Internasional Politeknik APP Jakarta dan Praktisi Literasi Digital, Bayu Sutjiatmo mengungkapkan, tiga tips aman bermedia sosial. Pertama, jangan mudah percaya dengan akun akun yang tidak resmi atau tidak bercentang biru. Kedua, tidak memberikan informasi pribadi kepada media sosial.
"Dan terakhir, aktifkan fitur keamanan seperti password dan pergunakan pengamanan berjenjang”, ujar Bayu Sutjiatmo.
Webinar itu merupakan bagian dari program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi Kemenkominfo pada 2021 untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia.
Berdasarkan survei Nasional Kemenenkominfo dan Katadata pada 2021, tingkat literasi digital masyarakat Indonesia berada pada angka 3,49 dari skala 5 atau masih kategori sedang belum mencapai kategori baik.
Program Cakap Digital yang fokus pada 4 pilar digital, yaitu Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital, dan Budaya Digital pun diluncurkan dan menargetkan peringkat literasi divital Indonesia meningkat.
"Pada tahun 2022 akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat. Kinerja literasi digital pun mulai menunjukkan peningkatan dari segi kualitas. Peluang kecakapan digital tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal, mengingat kita memiliki potensi sumber daya manusia yang besar”, ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate. (RO/OL-7)
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Google Indonesia melantik 2.000 mahasiswa GSA 2026 dari 81.000 pendaftar. Program ini bertujuan memperkuat literasi digital dan penggunaan AI di kampus.
Perlunya pengawasan orang tua, kesehatan, serta literasi digital anak di era teknologi.
Studi terbaru mengungkap menurunnya penggunaan internet pada lansia bukan sekadar masalah fisik, melainkan pilihan sadar dan faktor kognitif.
Dari sekadar mengunggah foto, Mama Redha bahkan kini menjual hasil tangkapan laut melalui TikTok Live, dan aktif sebagai streamer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved