Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGIAN besar warga Amerika Serikat (AS) lebih memilih mengorbankan beberapa hal penting dalam hidup mereka daripada kehilangan koneksi internet. Kesimpulan tersebut didapat dari survei yang dilakukan AT&T, beberapa waktu lalu.
Dalam surveinya, operator nomor 1 di Amerika itu mewawancarai 2.000 laki-laki dan perempuan warga AS tentang apa yang rela mereka korbankan agar tetap terhubung dengan internet. Hasil yang didapat sangat mengejutkan karena warga AS rela mengorbankan banyak hal dalam hidup mereka asalkan tetap terhubung dengan internet.
Sekitar 59,5% warga AS lebih rela kehilangan satu mata mereka daripada tidak terhubung dengan internet. Lebih dari tiga per empat perempuan AS lebih rela memotong jari mereka, sedangkan 64,1% laki-laki juga rela melakukan hal yang sama daripada kehilangan koneksi internet. Secara keseluruhan, 69,9% warga AS lebih rela kehilangan jari mereka daripada kehilangan internet dan warga bagian timur laut AS yang paling rela untuk hal tersebut.
Warga AS juga rela kehilangan salah satu anggota keluarga ataupun hewan peliharaan mereka. Sekitar 80,9% warga AS lebih rela kehilangan salah satu orang yang mereka cinta ketimbang tidak terhubung ke internet. Warga kelompok umur 18-20 tahun yang paling rela melakukan hal tersebut. Selain itu, 70,3% warga AS rela kehilangan anjing mereka. Dari jumlah itu, kaum perempuan lebih rela untuk hal tersebut.
Selain rela kehilangan anggota keluarga dan hewan peliharaan, warga AS juga lebih peduli pada koneksi internet ketimbang nyawa orang asing di sekitar mereka. Hanya 44,7% warga yang rela kehilangan koneksi internet demi menyelamatkan nyawa orang asing, dari jumlah itu, sebanyak 52,6% perempuan lebih rela melakukan hal tersebut.
Jika kehilangan internet seumur hidup dianggap terlalu lama, untuk kehilangan koneksi internet selama seminggu saja warga AS masih belum rela. Sekitar 84,3% warga lebih rela menderita gangguan salurĀan akar gigi daripada tidak terhubung ke internet, dan kelompok umur 21-29 tahun ialah yang paling rela untuk hal tersebut. Walaupun rela kehilangan berbagai hal, 87% warga AS lebih suka tidak terhubung ke internet daripada harus kehilangan cokelat selama hidup mereka.
Sebenarnya tidak semua hal rela dikorbankan warga AS, meskipun angkanya kecil. Setidaknya 35,6% warga lebih memilih penyembuhan kanker daripada koneksi internet. Hal-hal lain yang lebih dipertahankan warga AS, antara lain mengakhiri kelaparan dunia, umur yang panjang, terhindar dari penuaan, serta menyelamatkan teman dan orang asing yang sekarat. (dailymail.co.uk/*/L-2)
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Anggota DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mendesak sidak berkala dan pembentukan gugus tugas lintas instansi guna mengawasi penjualan bebas air keras.
Digitalisasi sistem pembayaran akan mempermudah pihak berwenang dalam membedakan titik parkir resmi dan ilegal.
Kini pengelolaan Bantargebang menghadapi sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
DPRD DKI Jakarta mendesak penerbitan Pergub parkir baru setelah dugaan kebocoran PAD di Blok M mencapai puluhan miliar. Digitalisasi dan transparansi jadi sorotan utama.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved