KAI Daop 1 Jakarta: 130 Perlintasan Kereta tak Terjaga, Rawan Kecelakaan dan Perlu Penanganan Segera

Mohamad Farhan Zhuhri
29/4/2026 16:37
KAI Daop 1 Jakarta: 130 Perlintasan Kereta tak Terjaga, Rawan Kecelakaan dan Perlu Penanganan Segera
ilustrasi.(MI)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menyoroti masih tingginya jumlah perlintasan sebidang yang belum dilengkapi pengamanan memadai. Kondisi ini dinilai menjadi titik rawan kecelakaan yang harus segera ditangani secara sistematis oleh pemerintah daerah.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan dari total 423 perlintasan sebidang di wilayah operasionalnya, sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.

“Perlintasan yang tidak ada penjaganya serta tidak dilengkapi alat pengamanan seperti palang pintu, sirine, dan perangkat keselamatan lainnya menjadi perhatian serius,” ujar Franoto saat dihubungi, Rabu (29/4).

Tak hanya itu, KAI juga mencatat terdapat 118 perlintasan tidak sebidang berupa flyover dan underpass. Infrastruktur ini dinilai sebagai solusi paling aman untuk meminimalkan potensi kecelakaan antara kereta api dan pengguna jalan.

Ia menegaskan, KAI mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan perlintasan sebidang, khususnya yang tidak terjaga. Langkah yang diusulkan tidak hanya sebatas pemasangan alat pengamanan, tetapi juga transformasi menjadi perlintasan tidak sebidang.

“Kami mendukung Pemda untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang yang tidak terjaga, dengan cara mengubahnya menjadi perlintasan tidak sebidang, atau minimal dilengkapi peralatan pengamanan dan penjaganya,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menekan angka kecelakaan di perlintasan kereta api. Tanpa intervensi serius, perlintasan tak terjaga berpotensi terus memakan korban. (Far/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya