Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menyetujui usulan pembangunan jembatan layang (flyover) di perlintasan kereta api di Bekasi sebagai langkah mengurangi risiko kecelakaan.
Usulan tersebut diajukan Pemerintah Kota Bekasi menyusul tingginya aktivitas di kawasan tersebut dan keterbatasan penjagaan di sejumlah titik perlintasan. Prabowo menyatakan dukungan penuh, termasuk dari sisi pendanaan.
"Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat fly over karena Bekasi ini juga padat dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak. Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan presiden," jelas Prabowo.
Pembangunan itu diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar pergerakan kereta api yang selama ini kerap terganggu akibat perlintasan sebidang.
Selain itu Prabowo juga akan membenahi seluruh titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa. Hal itu ia kemukakan seusai mengunjungi korban kecelakaan kereta di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi pada Selasa (28/4) pagi. Kepala Negara mendorong untuk segera dilakukan investigasi atas insiden tersebut.
"Tentu kita akan segera mengadakan investigasi, kejadiannya bagaimana. Tapi secara garis besar kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga. Kita segera akan atasi," kata Prabowo seperti disaksikan dari YouTube Sekretariat Presiden.
Sebanyak 1.800 titik perlintasan di Pulau Jawa akan dilakukan. Hitungan sementara, dibutuhkan dana sekitar Rp4 triliun untuk merealisasikan hal tersebut.
"Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini. Ini saya kira dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun ini. Sekarang, ya sudah lah selesaikan semua itu," kata Kepala Negara.
"Saya sudah perintahkan segera. Kita akan perbaiki semua lintasan tersebut, apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan fly over. Nanti pelaksanannya kita tunjuk. Kita perhitungkan hampir sekitar Rp4 triliun. Demi keselamatan," lanjutnya.
Prabowo menilai, itu dapat menjadi solusi untuk menjaga keselamatan masyarakat yang melewati perlintasan kereta api. Selain itu, pergerakan kereta api juga tidak akan menjadi terhambat karena kecelakaan serupa imbas tak ada penjagaan di pos perlintasan kereta.
"Kita sangat perlu kereta api, kita harus keluarkan (uang) itu. Sekarang saatnya, sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan, kita sekarang lakukan," tutur Prabowo.
Adapun dari laporan yang ia terima saat kunjungan, saat ini korban kecelakaan kereta yang masih dirawat di rumah sakit tercatat sebanyak 54 orang. "Sebagian sudah pulang. Kalau nggak salah masih 54 dan hampir semuanya sudah ditangani, sudah saya lihat, sudah ditangani dengan baik, sebagian sudah dikembalikan. Nanti ada kompensasinya," pungkas Prabowo. (Z-2)
Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembangunan flyover di Bekasi guna mencegah kecelakaan kereta api. Anggaran Rp4 triliun disiapkan untuk 1.800 titik.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
PERISTIWA tragis terjadi di perlintasan rel Angke, Jakarta Barat (Jakbar). Seorang pria muda berusia 24 tahun dinyatakan tewas tertabrak kereta.
Pengendara sepeda motor antre melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu di kawasan Roxy, Jakarta.
Dengan demikian, sampai dengan periode tersebut masih menyisakan sekitar 12 lokasi perlintasan yang belum ditutup dari target 40 lokasi perlintasan liar yang akan ditutup pada 2025.
Pernyataan ini menjadi tanggapan PT KAI Daop 1 Jakarta atas kejadian tertabraknya pengguna jalan oleh kereta rel listrik (KRL) di perlintasan sebidang di kawasan Bogor, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved