Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menyoroti kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus merupakan sikap antidemokrasi dan ketidakmauan menerima kritik.
"Saya meyakini siapapun yang menjadi aktor intelektual dan para pelaku penyiraman terhadap Andrie Yunus adalah para pecundang dan anti demokrasi karena tidak mau dikritik dan dievaluasi,” tegasnya di Jakarta, Rabu (1/4).
Fernando menyebut, hingga kini masyarakat masih berharap kasus yang menimpa aktivis KontraS tersebut dapat diungkap tanpa intervensi pihak mana pun.
“Masyarakat Indonesia masih berharap kasus penyiraman terhadap Andrie Yunus akan dilakukan secara tuntas dan terang benderang tanpa ada intervensi dari pihak manapun,” ujarnya.
Ia juga menilai adanya dugaan kuat di tengah publik bahwa penyiraman tersebut berkaitan dengan kritik Andrie mengenai supremasi sipil di Indonesia.
“Sangat kuat dugaan dan kecurigaan masyarakat bahwa penyiraman terhadap Andrie Yunus karena kritiknya terkait dengan supremasi sipil di Indonesia yang sepertinya mengusik kenyamanan salah satu institusi negara,” kata Fernando.
Fernando menekankan bahwa institusi negara yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) seharusnya terbuka terhadap kritik publik.
“Sebagai institusi yang bersumber dari APBN seharusnya bisa menerima kritik dari siapapun dan sekeras apapun. Kalau tidak mau dikritik dan dievaluasi ya sebaiknya jadi ormas saja,” ujarnya.
Ia menambahkan, kritik seharusnya dipandang sebagai bagian dari upaya membangun negara, bukan sebagai ancaman.
“Kalau memang benar dan berjalan sesuai dengan konstitusi kenapa harus takut atau bahkan anti terhadap kritik. Seharusnya mereka sadar, bahwa anggaran yang mereka nikmati berasal dari pajak rakyat sehingga seharusnya dijadikan kawan dalam membangun Indonesia, bukan lawan,” tukasnya.
Fernando juga berharap Presiden Prabowo Subianto bersikap tegas dalam menegakkan hukum terkait kasus tersebut. (H-4)
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya mengungkap kondisi kesehatan aktivis KontraS Andrie Yunus yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSCM setelah disiram air keras.
Hasanuddin menjelaskan bahwa persoalan ini berakar pada belum adanya revisi terhadap Undang-Undang tentang Peradilan Militer.
KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengirimkan surat pada TNI memeriksa empat tersangka kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus
TIM advokasi untuk Demokrasi mendatangi Bareskrim Polri melaporkan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus mendorong pengusutan dengan pasal terorisme
AKTIVIS yang juga Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus berterima kasih pada publik yang telah memberi dukungan dan mengawal kasus penyiraman air keras
LBH Padang menilai pelaporan pidana terhadap akademikus Feri Amsari sebagai menyempitnya ruang kebebasan sipil dan akademik di Indonesia.
Pemuda diajak untuk aktif menjalankan peran sebagai penjaga persatuan melalui penguatan program kebangsaan di tengah dinamika isu pemakzulan Presiden yang berkembang di ruang publik.
Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia, Haris Pertama, menyoroti munculnya sejumlah gerakan yang mendorong pemakzulan Presiden Prabowo Subianto.
Merah Putih Stratejik Indonesia (MPSI) melaporkan Saiful Mujani atas dugaan ajakan untuk menjatuhkan Presiden di luar mekanisme konstitusional kepada aparat penegak hukum.
Setara Institute sebut penyiraman air keras Andrie Yunus (KontraS) sebagai alarm bahaya bagi demokrasi. Polisi didesak bongkar aktor intelektual serangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved